Sholat berhadiah innova

image

Asalamu’alaikum wr.wb
Apa kabar sobat bimer semoga sehat dan selalu dalam lindungan ALLAH SWT. Sambil menunggu kantuk menyerang saya blog walking ke kawan-kawan sobat biker dan baxa artikel di media online lainnya. Begitu baca artikel di tribunnews saya hanya bisa mengucap istigfar sebanyak-banyak semoga mereka diberikan hidayah. Untuk beritanya saya copas dari tribunnews tanpa ada yang saya kurangi atau tambahkan.

TRIBUNNEWS.COM BENGKULU, — Peserta shalat zuhur berjemaah dengan hadiah ongkos haji dan umrah serta mobil Innova dan Avanza di Bengkulu didominasi pegawai negeri sipil Kota Bengkulu. Mereka yang berjumlah ribuan itu memadati Masjid At Taqwa tempat peluncuran perdana shalat dzuhur berhadiah menarik tersebut, Rabu (12/2/2014). Berdasarkan pantauan Kompas.com di Masjid At Taqwa, kedatangan jemaah yang mayoritas PNS di masjid sekitar pukul 11.45 WIB. Mereka datang secara bergelombang. Sebagian langsung mengisi kotak kardus yang disiapkan panitia sesuai dengan status kepegawaian mereka, mulai PNS, honorer, hingga pegawai
tetap. “Bagi yang honorer silakan masukkan biodata dan fotokopi KTP di kotak yang tersedia,” teriak beberapa petugas panitia yang menjaga kotak absen pengundian. Luas Masjid At Taqwa tidak lebih dari 50 x 50 meter persegi itu dijejali jemaah shalat dzuhur, bahkan sebagian dari mereka sampai ada yang sampai ke teras luar. Selain tempat wudhu milik masjid, panitia juga menyediakan satu truk tangki air untuk antisipasi jika ada yang kekurangan air untuk berwudhu. Halaman masjid yang luas tampak sesak dengan ratusan kendaraan motor dan mobil sehingga merepotkan petugas parkir masjid. Meski masjid tampak penuh sesak dan adzan telah berkumandang, beberapa jemaah lain tampak masih sibuk mengisi biodata dan mencari tempat fotokopi KTP. Beberapa PNS perempuan bahkan ada yang kebingungan mencari tempat fotokopi. “Dik, di mana tempat fotokopi KTP dekat-dekat sini ya?” tanya salah seorang PNS perempuan yang telah menggunakan mukena untuk shalat. Wali Kota Bengkulu , Helmi Hasan, saat ditemui di masjid menyatakan shalat berhadiah ongkos haji, umrah, dan bonus mobil Innova tersebut merupakan rangsangan bagi warga agar mau meramaikan masjid.
Kalo saya pribadi malu karna sholat yang dilakukan bukan karna ikhlas tapi karna menginginkan imbalan hingga lupa pada yang memiliki alam semesta beserta isinya. Monggo bagi sobat biker yang mau ikut berkomentar. Ini hanya sekedar sharing ringan aja.
Oke sekian dulu sobat biker. Ini link aslinya:
http://m.tribunnews.com/regional/2014/02/12/begini-suasana-hari-pertama-shalat-berhadiah-innova

Wasalamu’alaikum wr.wb

Posted from WordPress for Android

14 Comments

  1. Saya kalau shalat berharap diberi hadiah amal. Berharap amal tadi diterima. Berharap rumah di surga. Allah ridho 😀

    Kalau ada undian berhadiah dengan syarat shalat bareng di masjid, boleh-boleh aja. Menurut pribadi loh 🙂

    Asal tau hakikatnya, kalah hadiah itu dari Allah. Bukan dari atasan kita. Tapi atasan kita adalah mediatornya. Jadi bukan karena dapat hadiah lalu kita baik-baik sama atasan kita. Tapi sangat disayangkan juga, momen seperti bisa jadi menimbulkan mudhorot 🙁

    Mudhorotnya, shalat susah khusyu’. Terus proses administrasinya lagi, bikin aura duniawinya kental 🙁

    Tau aja lagh, hati manusia susah jauh dari janji-janji dunia. Hati dibolak-balik rasanya. Katanya, “ayo cepat daftar euy rame-rame, kalo lambat gak dapat” “ayo antrinya desakan aja, biar cepat daftarnya” “shalat dulu atau daftar dulu?”

    Padahal kita gak perlu berdesak-desakan di dalam masjid biar dapat hadiah tersebut. Semua justru bisa dapat yang lebih dari itu kalau Allah mau; dan itu sekarang! Seolah-olah hadiah seperti itu hanya bisa didapat dengan jalan seperti ini. Jauh2 datang hanya untuk hadiah itu. Eh! Masjid yang di dekat rumah malah jarang buat di-shalat bareng sama dia.

    Tujuan kita hadir di masjid ini adalah shalat bareng sak ubrek. Pahala yang didapat akan besar di sisi-Nya. Jadi bukan yang lain lho ya. Mau terdaftar atau tidak, gak masalah. Yang penting sudah “usaha datang sambil celingak celinguk”. Ya itu semata-mata adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah, karena Takdir-Nya ada seorang dermawan yang mau kasih jalan buat kita dapat pergi haji & umrah. Jadi kita disuruh untuk mengeluarkan sedikit tenaga buat jalan ke masjid yang ditentukan buat daftar. Soal shalat sudah tentu wajib. Jadi yang salah adalah, momen “SHALAT bareng” dijadikan syarat undian. Kurang tepat!

    Yang tepat adalah “datang ke masjid itu lalu daftar”, itu yang dijadikan undian. Urusan shalat sudah tentu wajib. Meskipun dia shalat, belum tentu khusyu dan ikhlas 🙁

    Tujuan yang diinginkan jadi gak tercapai 🙁

    Mendidik, tapi gak mendidik 🙁

    Mudahan semua yang sudah ikut adalah hati-hati yang ikhlas karena Allah.

  2. tergantung dari niat aja,kalau niat shalat semata mata karena Allah swt itu yg benar tapi kalau niat shalat semata mata karena mobil ya tau sendirilah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*