Puch 250 SGS Sepeda Motor 2 Tak Asal Austria Yang Antik Dan Berkarisma


Assalamu’alaikum.
Haaaaaayyyy………….. Sobat bikerz, Pada taun 80an kebawah tepatnya era 50 sampe 70an Pabrikan sepeda motor selain buatan Jepang cukup merajai di Indonesia, terbukti dengan mulai banyaknya para kolektor memburu motor tua buatan dari benua Eropa, image saat itu adalah motor yang handal dan tangguh sangat melekat. Bahasan Kali ini tentang Merk Puch produk sepeda motor dari Austria……. Pasti Kidz Jaman NOW juga bingung apa itu Puch??? Winnie The Pooh kah??? πŸ˜† Awalnya, motor buatan Puch yang cukup dikenang adalah model bebek split-single bermesin 2-stroke yang dikembangkan pada tahun 1920-an. Tahun 1970an di Indonesia motor ini cukup banyak populasinya. Pabrikan asal Austria yang sudah berproduksi sejak Tahun 1898 ini baru mulai memasuki pasar Indonesia setelah Perang Dunia Ke II, sekitar tahun 1953-1954. Yang populer disini adalah yang Puch SGS 250 cc tahun 1960.


Sedikit Kilas balik perjalanan sepeda motor lansiran Eropa di jalanan ibukota pada era 1950an masih mengusung model seperti sepeda, yang diwakili oleh Ducati Cucciolo(anjing kecil) dan DKW (Dampf Kraft Wagen). Era motor berbentuk sepeda berakhir, Jerman mulai memasukkan motor berkonsep modern seperti Zundapp dan BMW, tapi ada juga motor-motor buatan Austria seperti HMW dan Puch. Sementara itu, ada juga sepeda motor buatan Republik Ceska, Jawa (Janecek-Wanderer), yang hadir untuk bersaing dengan motor-motor Inggris.
Motor-motor lansiran Jerman dan Eropa Timur cukup lama menghiasi jalanan ibukota, tapi kepopuleran merek-merek tersebut akhirnya tergilas setelah kehadiran motor-motor lansiran Inggris dan Amerika Serikat. Motor-motor seperti BSA (British Small Arms), Norton, Ariel, dan Triumph tampil dengan model yang lebih segar dan secara perlahan mulai menggeser dominasi motor-motor Jerman dan Eropa Timur. Sementara motor lansiran Amerika Serikat, Harley Davidson, mulai populer di Indonesia pada era 1970an. Motor -motor Harley Davidson itu kebanyakan buatan 1941 hingga 1951 berkapasitas 750 cc, di mana rata-rata merupakan eks kepemilikan tentara atau polisi yang beralih menjadi milik pribadi.

Baca Juga :

Selanjutnya sekitar awal Tahun 1960an, skuter buatan Italia yaitu Piaggio masuk ke Indonesia dan mengusung merek Vespa, dengan merek Lambretta yang menyusul kehadirannya pada akhir 1960. Selain dijejali sepeda motor dan skuter buatan Eropa, pabrikan sepeda motor asal Jepang juga ikut turut serta meramaikan pasar roda dua di Tanah Air seperti Honda, Suzuki, Yamaha, dan Kawasaki yang hadir belakangan. Perlahan tapi pasti, dominasi sepeda motor Eropa akhirnya mulai tergusur dan digantikan oleh motor-motor lansiran Jepang hingga saat ini.
model Puch 250 SGS (Schwing-Gabel-Sport) yang di pasar Amerika Serikat lebih dikenal dengan nama Sears SR 250 tersebut merupakan motor model sport dengan desain khas scrambler. Motor ini tampil cukup ciamik dengan lampu depan berbentuk bulat, single jok yang seolah β€œberayun”, tangki bahan bakar berukuran sedang, stang dengan ketinggian rendah, dan lampu belakang berukuran cukup mungil.

Masuk ke bagian dapur pacu, Puch 250 SGS menggendong mesin tipe 2 Stroke, bersilinder tunggal, masih berpendingin udara, dengan kapasitas mesin 248cc. Dengan modal tersebut, motor ini diklaim mampu menyemburkan tenaga maksimal 12,3 KW atau 16,5 HP pada putaran 5.800 rpm dan kecepatan puncak 110 km/jam kemudian Torsi puncak diraih sebesar 2,32 kg-m Pada 3.300 RPM Sistem transmisi manual 4 percepatan dan tentunya pngapian masih Platina sobat bikerz. Perusahaan ini memang fokus pada produksi motor tipe 2 Langkah, yang dimulai dengan split-single berkapasitas 125cc, 150cc, 175cc, dan juga 250cc. Bagian siklus yang cukup berubah adalah aplikasi suspensi plunger di bagian belakang dan juga jok kembar. Direvisi pada tahun 1954, berbagai model sepeda motor Puch diproduksi hingga tahun 1960an. Berikut ini Spesifikasi Puch SGS 250 2 Tak Sobat bikerz :

Tipe Mesin 2-stroke, single cylinder, air-cooled
Mesin 248cc
Daya Maksimum 12,3 kW @ 5.800 rpm
Torsi Maksimum 2,32 kg-m @ 3.300 rpm
Kecepatan Maksimum 110 km/jam
Transmisi Manual, 4-speed
Starter Kick
Berat 155 kg
Kapasitas Bahan Bakar 13 liter


Puch 250 SGS berhasil diproduksi sebanyak 38.584 unit sejak pertama kali dibuat pada 1 Oktober 1953 hingga tahun 1970 sobat bikerz dan kini menjadi Incaran para kolektor dengan harga yang cukup tinggi sobat bikerz, selain itu dibutuhkan Extra Effort untuk mendapatkan Puch SGS 250 maupun untuk perawatannya. Pasaran harga dari Puch 250 ini pada masa sekarang ini adalah direntang harga 20 juta hingga 35 juta bahkan bisa lebih ataupun kurang tergantung kondisi motor dan kelengkapan suratnya juga sobat bikerz. terima kasih sudah meluangkan waktu mampir kemari sobat bikerz, semoga bermanfaat dan ingat jangan lupa bahagia.
Wassalamu’alaikum.

11 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*