Perjalanan Karir Aprilia AS125R Yang Tak kalah Booming Dari Seri Sebelumnya

Mumpung lagi santai di hari sabtu yang panasnya tak lebih panas dari saat melihat Mantan bergandengan mesra dengan pasangan barunya, lebih baik mandiin motor dululah…. motor hasil minjem nie kawan hehehehehe….. 😀 kuputar radio di hape jadulku, mantap pas banget…. lagu yang mngalun berjudul Terlatih patah Hati. Aku pun mulai bersenandung mengikuti lagu dari grup band the Rain ini.

Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius

Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku cicipi

eeehhh!!!….. Somplak lirik lagu orang maen ganti aja ntar kena kasus hak cipta sampean Bang, harusnya kan bagian tadi Tanpa sempat aku miliki, teriak Mimin yang tiba-tiba mengagetkanku sedang asiek mencuci motor. Btw…. Keren nie bang motornya, baru lagi ya??…. Kata Mimin Padaku kembali.

Saya: Kagak Min….. Biasa disuruh manasin tuch ama pemilik rumah yang di komplek 3. Orang kaya itu lho Min masa kamu ndak tau??…. yang punya banyak koleksi motor.
Mimin: Rumah yang kayak Istana itu ya Bang??….. Yang garasinya kayak hanggar pesawat??….
Saya: Betul Min…. Itu rumahnya si Mbah GUGEL
TREEENG….TEENG…..TEENG…. suara motor AR125 milik si Tigor terdengar ditengah obrolan kami dan terlihat pemiliknya memasuki halaman rumah sambil cengengesan ndak jelas!!!!…..
Tigor : Beeeuhhh!!! Mantap!!! Paten kali motor kau ini Bang!!!…. Elok nian, berapa duit angkat ini Bang??
saya: Kagak pake bayar Gor!!…. aku dipinjemin tuch ama mbah Gugel di Komplek 3.
Tigor: Pintar kali kau melobby Bang, sampe dipinjamkannya motor klasik kesayangan mbah Gugel
Saya: Ndak Gor…. Cman disuruh nyuci ama manasin keliling komplek bentar, ini juga belom kelar nyucinya.
Mimin: Bang….. Ini Aprilia seri apa ya??….. Mimin baru liat nie, emang mbah Gugel punya aja barang gaib ya Bang!!…..
Saya: Ini namanya Aprilia AS125R, motor buatan Eropa, tepatnya dari Negeri Italia.
Tigor: Brarti ini 125 cc 2 tak ya Bang???….. mantap kali kutengok rasanya ini Bang.
Saya: Okee….. Aku selesain dulu nyucinya ya, abis nie aku jelasin tentang motor ini ke kalian
Tigor: kami bantu bang biar cepat kelar…. Ayoo!!! Min Bantu abang kau ini
Mimin: Oke dech….. Btw,… ada nasi ndak bang??? Mimin laper Bang
Saya: Ada Min…. Ntar kalo udah kelar kamu makan ampe puas. Ada ikan asin ama sayur bening tuch…. tadi beli di Warung.

Akhirnya sesi nyuci motor pun kelar walaupun rada rusuh juga karna ada Mimin dan Tigor. Bang…. Aku bikin kopi dulu ya buat kita semua, biar enak nanti Abang ngejelasinnya ke kita-kita, kata tigor padaku dengan logat Bataknya yang kental. Ada tuch Gor…. kamu ubek-ubek aja di lemari dapur, seingatku masih ada kopi bubuk ama creamernya…. Kataku pada Tigor. Bang Tigor…. ikutan ya!!…. Aku mau sekalian ke Dapur, biasalah perutku laper nie…. Mimin Menimpali ucapan tigor.

ctreek….. Ctrreek….. Seerrrppp!!!…. Huufffttt!!!! Kunyalakan sebatang rokok Mild kesukaanku sembari menunggu kedua kawanku tadi yang saat ini sedang asiek di dapur. Tak berapa lama Tigor keluar sambil membawa nampan berisi 3 gelas kopi dan Mimin datang sambil membawa piring sambil asiek ngunyah makan laksana sapi yang sedang memamah biak makanan. Ini Kopinya Bang, aku tau abang ini sukanya kopi hitam dan tak terlalu manis, Tigor Mulai membuka percakapan. Iya nie bang ceritain ke kita dong biar nambah ilmunya tentang khasanah motor 2 Stroke di dunia ini, Mimin bertanya padaku. Okee…. aku jelasin ya ke kalian semua tentang Aprila AS125R ini.

Diperkenalkan pertama kali di Gardone Riviera pada bulan Mei tahun 1985 dan segera dijual tak lama kemudian. Aprilia AS125 R ini, dimana kode R menunjukkan adanya mesin Rotax baru dari Austria bukan menggunakan mesin Hiro yang sebelumnya, telah terpasang pada seri ST / STX. Aprilia AS125R ini adalah evolusi ketiga dari nenek moyangnya seri ST 125, jadi seri ST duluan baru ini kawan. Aprilia AS125R 2 Langkah ini sebenarnya sedikit berkembang dari seri STX baik dalam hal estetika dan sasis. Selain itu mesin Rotax yang tersematkan sudah dilengkapi dengan Katup RAVE ( regulation Aprilia Valve Evolution ). Dibandingkan dengan seri Aprilia ST125, bisa dibilang kalo Aprilia AS125R ini lebih kencang dan menyenangkan untuk dikendarai.

Harga yang ditawarkan pada tahun 1985 untuk sebuah sepeda motor Aprilia AS125R ini seharga 3.430.000 Lire turkey dan warna yang tersedia adalah merah / abu-abu metalik dengan sadel/jok berwarna merah, sedangkan seri yang putih mutiara dengan pelana/jok berwarna abu-abu. Aprilia, AS-R terbukti cukup panjang untuk tetap diproduksi sepanjang 1986 tanpa mengalami perubahan atau variasi warna tertentu. Kode model Aprilia AS 125 R tetap AS 125 R dengan DGM adalah 51771.

Mesin Rotaxnya menawarkan tenaga kuda sebesar 19,4 kW / 26 hp @ 8500 RPM dengan ukuran Bore X Stroke Sebesar 54 mm x 54 mm serta didukung oleh sebuah pengabutan milik Dell’orto berukuran 26 mm PHBH AS. Kemudian kompresi mesinnya juga tinngi ini kawan 14,2 : 1 jadi kudu nenggaknya RON diatas 95 biar makin ngacir larinya. bobotnya hanya 117 KG dan mampu dipacu hingga 145 km per Jam / 90 mph. Terbilang kencang untuk motor 125 CC 2 Tak. Ini aku kasih liat spesifikasi lengkapnya ( sambil menyodorkan Hape kepada kedua temanku ini ) :

 

Make Model

Aprilia AS 125R

Year

1985-86

Engine

Two stroke, single cylinder

Capacity

124 cc / 7.6 cu in
Bore x Stroke 54 mm x 54 mm
Compression Ratio 14.2:1
Cooling System Liquid cooled

Induction

Dell’Orto PHBH AS Ø 26 mm carburetor

Ignition

Electronic

Starting

Electric and kick
Clutch Multi-disc oil bath

Max Power

19.4 kW / 26 hp @ 8500 rpm

Transmission

6 Speed

Final Drive

Chain
Frame Double cradle tubular steel

Front Suspension

Marzocchi Ø32 mm, non-adjustable

Rear Suspension

Swingarm with single shock absorber

Front Brakes

Single Ø 240 mm disc

Rear Brakes

Single Ø 230 mm disc

Front Tyre

100-90 -16

Rear Tyre

100-90 -18
Wheelbase 1365 mm / 53.7 in
Seat Height 800mm / 31.5 in

Dry Weight

117 kg / 258 lbs

Top Speed

145 km/h / 90 mph

Ada sedikit perbedaan dengan seri ST125 kawan, Wheelbase sedikit berkurang. Dimana sebelumnya 1370 mm ke 1365 mm. Lalu Swingarm baru dikombinasikan dengan suspensi APS yang telah diperbarui dan dikombinasikan dengan peredam kejut tunggal baru pada bagian depan. Sedangkan Shock depan menggunakan Marzocchi ukuran 32mm. Kemudian Sistem pengereman mengadopsi cakram berukuran 240 mm di bagian depan dan dilayani oleh sebuah kaliper piston ganda baru. Selanjutnya Sebuah master rem diameter baru yang lebih besar dengan tangki berbentuk persegi panjang, bukan melingkar seperti seri sebelumnya digunakan. Dibagian belakang mengandalkan sebuah rem cakram berukuran 230 mm untuk menggantikan drum Brake yang dirasa sudah kurang mumpuni untuk menghentikan laju ban belakang.Pengaturan untuk tempat baterai, wadah tangki minyak / oli smping dan filter udara tetap tidak berubah. Instrumentasi tetap tidak berubah, tetapi holder pada sisi kanan mendapatkan saklar merah untuk mematikan mesin. Hal yang paling bikin beda adalah penempatan rantai dan knalpotnya kawan. Tengok saja seri Aprilia AS125R ini rantai dan gear berada di sisi kanan dan knalpot disisi kiri. Persis seperti Aprilia RS 125. EEehhh!!!…. Benar juga ya Bang, setelah aku tengok rantenya kebalik posisinya itu bang, tapi tuas persneling tetapkan Bang???…. Tigor tiba-tiba nyeletuk saat aku sedang menjelaskan. Ya tetap sama Gor, kalo berubah nanti mau kau tarik gas sebelah kiri???….. hahahahaha….. 😀 balasku pada Tigor. Yaa…. aku kan tak tau Bang, cem mana pula kau ini Bang….. Udah kasih lanjut lagi cerita kau Bang, Balas Tigor padaku.

Kalo soal harga bekasnya sekarang ini, kata mbah Gugel sich harga pasarannya sekarang di situs jual beli online interasional dikisaran harga terendah 1.785 Euro atau kalo dirupiahkan menjadi 29,5 juta itu belum ongkos kirim kesini plus Pajaknya kawan. bayangin aja jadi berapa juta rupiah itu saat masuk sini???….. pasti mahal bang jawab mimin disertai anggukan oleh tigor yang sedang asiek mendengarkan, sembari nyeruput kopi. Bang…. Kopi bikinan aku diminum dululah…. Ntar keburu dingin itu, sedingin hati abang yang masih jomblo ampe sekarang, kata tigor padaku. AAHHhh!!!…. kau ini emang paling pintar nyela Gor!!!…. Dasar Bapak kau kebanyakan taruhan bola siaran ulang!!!….. Hahahahaha…… 😀 😆 kami pun tertawa lepas bersama. Ayoo!!! Bang…. Kita Panasin Si AS125R keliling komplek ntar aku temani Abang pake AR125 ku……kembali Tigor berkata padaku. EEehhh!!!!…. Mimin ikut abang naik Aprilia ya kata Mimin Pada kami. Sono ke dalem ambilin helm 2 Min abis itu ceoetan kemari kataku pada Mimin.

Yapzz…. Terima kasih kawan 2 Tak sudah mampir kesini. Ingat!!! cerita diatas sekedar ilustrasi semata dan untuk isi materinya adalah benar adanya agar lebih nyaman dibaca. Artikel ini aku suguhkan untuk kalian semua yang mencintai motor 2 Stroke dan uga bagi kalian yang ingin lebih memahami tentang sepeda motor 2 langkah. Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Jangan Lupa Bahagia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*