Belajar Mengenal Settingan Karburator

Sepulang kerja kuambil beberapa peralatan bengkel. Mumpung santai, mending setel karburator dulu. Agar lebih mudah…. Enaknya tangki diturunin dulu biar enak pas bongkar pasang karburator. Satu demi satu baut yang menempel pada bodi motor kulucuti, hingga akhirnya sukses melepas bagian tangki bahan bakar. Setelah berhasil mencopot karburator, ku mulai membongkarnya. Assalamu’alaikum!!!….. Kata si Tigor saat memasuki garasi rumahku. Wa’alaikumsalam…. Eehhh!!! Tigor, tumben jam segini udah nongol dimari…. Kubalas salam dari Tigor.

Iya Bang…. Baru pulang kerja, pengen mampir dulu kemari….

Pantesan ku tengok kau belum berganti pakaian.

Iyaa…. Bang, kenapa itu dibongkar bang???

Biasa bersihin karburator Gor…..
Rajin kali Abang aku ini, bawa bengkellah…. Kasih rejeki buat mereka juga.

Yaaa…. Mau nya gitu Gor, tapi mumpung ada waktu luang daripada nganggur…..
Oiyaa….. Bang, motor aku yang satu lagi kenapa brebet ya tarikannya saat dibawa ke pegunungan???……

Itu bisa jadi karna setelan karbunya Gor?!?!?…..

Emang setelan karbu itu ada berapa macam Bang??…..

Ada setelan basah, setelan kering dan setelan normal/standar/sedang Gor…..

Coba… Bantu jelaskan padaku Bang!!…. Agar lebih paham soal ini aku Bang…..

Jadi maksud setelan basah dan kering itu begini Gor??…… Kebutuhan setingan basah atau kering itu sebenarnya lebih cocok disesuaikan dengan kebutuhan mesin kita sendiri sesuai dengan type nya apakah sudah korekan atau belum.
Selain itu Cobalah untuk kenali dan raba naiknya teriakan mesin kita pada setiap tingkat percepatan, lakukan seting angin yg tepat juga cari kombinasi spuyer atau pilot jet yg benar-benar pas. Disarankan bagi yang belum paham benar dengan seting karbu agar meminta petunjuk pada mekanik atau teman-teman yang sudah paham untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk mendapatkan posisi setingan basah maupun Kering, pada karburator piranti yang diperlukan adalah spuyer, pilot, jarum skep, baut setingan angin dan lain-lain. Prinsip kerja karburator adalah memberi pasokan bahan bakar plus udara yang telah dikabutkan atau mirip dengan kalau kita liat semprotan anti nyamuk yg manual menggunakan pompa tangan.


Untuk penyetelannya aku coba bantu jelaskan berdasarkan pengetahuanku yang minim Gor. Cara setting karburator adalah mengatur jumlah campuran udara dan bensin di dalam karburator agar tercipta campuran yang ideal untuk pembakaran di dalam ruang bakar dengan cara mengatur ketinggian jarum skep dan pembukaan saluran udara. Yaitu dengan membuka atau mengendorkan sekrup penyetel udara. Penyetelan ini bertujuan untuk mendapatkan campuran udara dan bensin yang baik untuk dimasukkan ke dalam ruang bakar dan dibakar agar menghasilkan tenaga yang maksimal. Sebaiknya penyetelan atau setting karburator ini dilakukan setelah karburator dibersihkan terlebih dahulu. Langkah – langkah penyetelan :

1. Hidupkan mesin sepeda motor dan biarkan tetap menyala selama 5 sampai 10 menit untuk mendapatkan suhu kerja mesin yang ideal sebelum anda melakukan penyetelan karburator. Hal ini juga bertujuan agar oli dalam mesin sudah mengalir dan melumasi semua komponen mesin terlebih dahulu.
2. Putar baut penyetel sekep atau penyetel rpm dengan arah mengencangkan baut penyetel tersebut. Pada saat dilakukan pengencangan baut penyetel tersebut maka putaran mesin akan semakin naik , hal ini ditandai dengan suara mesin yang semakin kencang terdengar. Jangan mengencangkan sampai penuh atau naikkan putaran mesin secukupnya saja.
3. kemudian kencangkan baut penyetel udara dengan cara memutar baut penyetel tersebut dengan arah pengencangan. Penyetelan ini akan membuat mesin semakin turun RPM nya karena saluran udara di karburator akan semakin tertutup. Kencangkan baut ini sampai penuh dan perhatikan juga mesin jangan sampai mati . Jika mesin seperti mau mati , maka naikkanlah RPM mesin sedikit saja dengan cara memutar kembali baut penyetel sekep ke arah pengencangan. Lakukan pengencangan baut penyetel udara ini sampai baut kencang atau saluran udara tertutup penuh.
4. Langkah selanjutnya adalah memutar baut penyetel udara ini ke arah sebaliknya yaitu ke arah pengendoran baut.. Lakukan ini secara perlahan – lahan sambil mendengarkan suara mesin akan semakin keras , yang menunjukkan putaran mesin naik. Perhatikan suara mesin akan terus naik seiring dengan anda mengendorkan baut penyetel udara tersebut. Tapi setelah rpm mesin naik terus , maka akan ada saat dimana putaran mesin akan turun kembali , seiring dengan pengendoran baut penyetelan udara tersebut.
5. Jika anda mau menyetel dengan setelan basah , maka lakukan penyetelan baut udara di saat suara mesin paling kencang . Namun jika Anda mau melakukan penyetelan kering , lakukan sebelum suara mesin mencapai putaran mesin paling keras.

6. Setelah anda menentukan penyetelan baut penyetelan udara dengan setelan basah atau kering. Maka sekarang Anda harus memutar kembali baut penyetel sekep untuk mendapatkan putaran langsam dari mesin sepeda motor.
Langkah-langkah yang dijelaskan tadi adalah untuk menyetel karburator pada setelan umumnya atau biasa orang bilang standar penyetelan karburator.

Istilah Setingan Basah berarti perbandingan komposisi bensin lebih banyak daripada udara dalam komposisi normal pada karburator. Dan setingan Kering berarti kebalikannya dari setingan basah itu sendiri. Untuk mengetahui setingan karbu kita basah atau kering dapat kita baca dari teriakan mesin, atau bisa juga dengan melihat warna kepala busi sepeda motor kita.

•Jika elektroda / kepala Busi berwarna hitam, atau basah kondisi mesin terlalu banyak bahan-bakar Bahan-bakar yang tak terbakar menyebabkan kerak mengendap berwarna hitam
•Busi kondisi kering dan berwarna keabu-abuan, atau bahkan putih . Mesin berjalan dalam setelan yang terlalu kering, dan berbahaya bagi kondisi mesin. Pakai jet yang lebih besar untuk mendapatkan setelan yang lebih kaya.
•Warna elektroda kecoklatan / merah bata dan bersih, maka kamu sudah menemukan setelan terbaik yang dibutuhkan mesin dan performa motormu menjadi maksimal.

Berarti emang kudu pake perasaan ya Bang buat setel karbunya??…. Tanya Tigor padaku. Ya kalo mekanik pada umumnya begitu, kecuali peralatan bengkelmu lengkap bisa pake AFR Meter alias Air Full Ratio Meter yang fungsinya untuk mempermudah dalam menentukan campuran bahan bakar dan udara. Jadi tinggal liat aja apakah sudah pas atau belum setingan motormu Gor….. Ucapku pada Tigor.

Settingan basah atau Settingan kering memang sekilas memiliki keuntungan, tapi jangan pula dilupakan kerugiannya. Hal yang di luar standar pastinya akan memberikan efek tertentu pada mesin kendaraan.

Settingan basah : adalah settingan yang cocok untuk iklim panas dan kering, buat touring jarak jauh, atau track panjang, mesin jadi tidak cepat panas, settingan basah akan terasa kalo pas putaran bawah (rpm rendah), motor terasa agak lambat berakselerasi dan karena jumlah bensin terlalu kaya sementara jumlah udara terlalu miskin yang diatur lewat bukaan airscrew, tapi tentunya putaran tengah dan atasnya enak…napas motor terasa lebih panjang. Namun saat dibawa ke pegunungan akan tidak cocok karna mesin gampang brebet dan susah berakselerasi di tanjakan kudu gantung gas dari bawah.
Settingan sedang : adalah untuk segala medan, terutama diperkotaan yang tipikal berkendaranya stop and go, settingan sedang enak diputaran bawah sampai putaran atas…,tapi ya tetap putaran bawahnya tidak seenak settingan kering dan putaran atasnya tidak seenak settingan basah, rasanya serba sedang semua.
Settingan kering : adalah untuk iklim dingin, dan dipergunakan untuk track pendek, motor akan cepat berakselerasi dan terasa ringan, cocok untuk track pendek dan juga pegunungan yang memiliki kontor jalan menanjak.

Keuntungan dan kerugian settingan basah adalah mesin lifetime atau usia pakenya jadi lebih awet karna komponen di dalamnya tidak cepat aus tapi kekurangannya ya jelas boros bensin ama boros busi juga karna biasanya gampang mati karna terlalu basah dan buat nanjak gunung jelas kudu extra biar ndak ngempos tenaganya di tengah tanjakan.

Sedangkan settingan kering. Usia mesin jadi lebih pendek karna kompenen di dalamnya cepat aus, imbasnya ya penggantian part jadi lebih cepat dari umumnya. Keuntungannya jelas, buat track pendek enak dan buat nanjak ke jalan pegunungan juga enteng.

Mantap kali penjelasan kau Bang…. Aku jadi lebih paham sekarang. Untung aku maen ke rumah Abang, jadi dapat bekal ilmu, ucap Tigor…..

Halaaahh!!!…. Aku juga masih perlu banyak Belajar Gor, ini aja bingung pasangnya abis bongkar…. Kataku pada Tigor.

Alaaamaaak!!!…. Cem mana pula kau ini Bang, bongkar Yes Pasang No. Sini aku bantu pasang.

Emang kau Bisa Gor??…..

Ya Bisalah Bang…. Itu Bravo si Yudis kan aku yang servis minggu kemaren.

Aku ndak Yakin Gor???….. Motor kau aja brebet gitu settingan karbunya….. Udah aku beresin sendiri aja.

Artikel ini adalah hasil referensi beberapa sumber dan juga sedikit pengalaman pribadi penulis. Jika ada yang kurang atau malah ada yang salah. Mohon untuk saling membantu agar isi artikel ini menjadi lebih bermanfaat. Terima kasih kawan 2 Tak untuk kesediaan waktunya membaca artikelku ini.

Jangan Lupa Bahagia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*