Kawasaki S1 250 Bermesin 3 Silinder Segaris 2 Tak Idaman Kawula Muda 70an

Kupanasi motor sejenak sembari bersiap untuk keluar rumah sebentar hari ini. Aku berencana untuk main ke rumahnya mbah Gugel, juragan tajir melintir yang punya segudang koleksi motor 2 Tak dari berbagai belahan dunia. Aku tak kesana sendiri hari ini, sengaja kuajak serta kawan-kawanku yang lain. Karna mbah Gugel ini orangnya lebih senang jika ramai orang berkunjung ke rumahnya.
Setelah semua persiapanku selesai segera kukunci pintu rumah, mengeluarkan motor dan segera kukunci gembok rumah. Tujuan pertama ke rumah Mimin, salah satu sohibku yang doyan numpang. Mulai dari numpang makan sampe kalo ndak ada uang ya minjem duit. Tapi tetap…. Mimin adalah sohib yang baik dan ndak banyak protes, tapi rada bawel.


Setibanya di rumah Mimin, ternyata Dia…. Sudah siap menunggu kedatangku, setelah itu perjalanan kami lanjutkan ke rumah Tigor dan Rojak. Sayangnya saat ke rumah Tigor yang dicari lagi sibuk dan kali ini absen untuk ikut serta. Begitu pula dengan Rojak yang ternyata hari ini ada janji nonton film di Atrium dengan Laila.
Jadilah hanya kami berdua yang berangkat ke rumah mbah Gugel. Tumben diem aja kamu Min…. Ucapku pada yang sepertinya sedari tadi sibuk memainkan jemarinya dilayar ponsel. Hehehehe…..😁😁 udah liat depan sono ntar nabrak, ntar aku lagi balas pesan WA dari Hayati…. Balas Mimin padaku. Oalaaahh!!!…..😂😂 ada yang lagi kasmaran ternyata, udh buruan dilamar jangan kelamaan. Balasku pada Mimin kembali. Cerewett!!!… Udah liat depan sono!!! Ucap Mimin dengan sewot.
Akhirnya…. Kami sudah sampai di rumah Mbah Gugel, segera kupencet tombol BELL dan tak lama kemudian muncullah Bi Asih kepala Asisten Rumah Tangga di rumah mbah Gugel. Eeeehhh!!! Aya Den Mimin ama Den Santoso, kumaha kabarna??… aya naon Den??… Tumben main kamari???…. Ucap Bi Asih dengan bahasa Sundanya. Nganu…. kabar kami baik Bi Asih, kami maen aja kemari… Lama ndak ketemu mbah Gugel, eeehh!!!….. Maksudnya Kang Larry ama kang Sergey, jawab Mimin dengan rada Kikuk.
Ooohh…. Mangga atuh (sambil mempersilahkan kami masuk), Bi… pake bahasa Indonesia aja, kami roaming nie jawabku pada Bi Asih.
hahahahaha…..😂 iya…. Den, Bibi pake bahasa Indonesia aja.
Mau minum apa???…. tuch yang Aden berdua cari lagi di garasi asiek nyuci motor.
Samperin wae kesana Den, jawab Bi Asih pada kami.
Kami pun segera menuju Garasi, Sore Bang Sergey dan Bang Larry….. ucap kami pada orang yang sering kami sebut mbah Gugel ini.
EEEhhhh!!!!….. Kalian berdua, aku panggilin Bi Asih Ya!!… Biar bikin kan kalian minum dulu, jawab Kang Larry.
Ndak usah repot kang, kami tadi udah ketemu Bi Asih dan sekarang lagi dibikinkan minumnya sama Bi Asih, jawab Mimin pada Kang Larry.
Mimin: Kawasaki Apa ini Kang???…. Keren juga!!!… Mesinnya 3 silinder segaris pula
Sergey: Ini Kawasaki S1 250 CC 2 Stroke Min….
Saya: Gillaa!!!…. Beneran Nie Kang?? 250 CC 2 Langkah dengan 3 silinder segaris!!!!…..
Larry: ya iyalaah…. Emangnya itu pangkal knalpotnya variasi??!!…..
Mimin: Abang ini pura-pura katrok segala….
Bi Asih datang membawakan satu teko kaca berisi es Limun dengan beberapa Jajanan sore sebagai teman ngobrol. Ini Bi Asih bawain Minuman dan makanan ringannya, biar makin betah ngobrolnya. Den Sergey Dan Den Larry ada Yang bisa Bibi buatkan buat Aden??? Ucap Bi Asih.
Ndak usah repot-repot Bi Asih…. Ini jajanan ama makanannya juga udah cukup banyak.

Saya: Kang…. Ini Motor Dapatnya darimana??….
Sergey: Dari seorang pedagang pas lagi main ke kampung sebelah yang kebetulan ngejonggrok gitu aja di pojokan
Saya: Kang….. Boleh ndak diceritakan sejarahnya Kawasaki Seri ini pada Kami berdua, Itung-itung nambah ilmu Kang
Sergey: Okeee…. Kita ngobrolnya mending sambil duduk disana aja ya ( Sambil menunjuk kearah deretan kursi di Taman dekat garasi.
Mimin: Huaufftt….. Huueeaafff…… Heeewwffttt….Heeuwwmm…. ( ini minuman saya bawa kesana ya) Dalam bahasa yang susah dimengerti
Saya: Ngomong apa sich kamu Min???…. Udah buruan kesini
Larry: Ini yang ngejelasin kamu Aja atau aku???….
Sergey: Udah…. Kamu aja yang cerita
Larry: Oke…. teman-teman jadi gini, motor ini merupakan turunan dari seri Kawasaki H1 Mach III 500 cc yang diperkenalkan pada tahun 1969. namun dengan jumlah CC yang diturunkan menjadi 250cc dan tetap mempertahankan 3 silinder segarisnya. Kalo diliat ini persis dengan seri Kawasaki Kh250 Kang, Sela Mimin….. Betul sekali Min, Seri Kawasaki KH250 merupakan penerusnya hanya berbeda di roda depan yang telah menggunakan sebuah piringan cakram untuk menghentikan laju ban depan dan pengurangan sedikit daya kuda yang dihasilkan karna regulasi pada tahun itu. Kawasaki S1 250, adalah salh satu mahakarya Kawasaki yang pertama kali diperkenalkan di tahun 1972, hingga akhirnya stop produksi dan digantikan oleh penerusnya, Kawasaki KH250, pada tahun 1975 silam. Di tahun 70-an silam, Kawasaki dikenal sebagai Pabrikan yang gemar banget mengusung mesin 2 Tak dengan konfigurasi Inline-Triple… Hal ini bisa dilihat dari banyaknya gelontoran produk 3 Silindernya yang luas, mulai dari yang berkubikasi tinggi – hingga yang berkapasitas mesin mungil. . . Contohnya bisa dilihat di Kawasaki S1 250, S2 350, S3 400, H1 500, H2 750, KH250, KH400 & KH500

Kawasaki S1 250 masih dibekali dengan banyaknya bagian yang dilabur finishing chrome, Knalpot megaphone ala motor balap tahun 60an, plus lampu bulat yang makin menonjolkan unsur klasiknya.  Beberapa perubahan minim juga terjadi. seperti berikut ini:

1972 – nomor sasis S1 S1F-00001 
Yang pertama dari tripel seperempat liter dan, dengan 30bhp diklaim, yang paling kuat. Kawasaki sangat ingin membangun reputasi dalam kelas kapasitas yang lebih kecil dan berpikir mini 500 lainnya akan melakukan hal itu. Warna mudguard depan dicocokkan dengan bodywork untuk model awal ini. 

1973 – nomor sasis S1A S1F-04691 
Spakbor depan krom adalah satu-satunya perubahan eksternal yang signifikan, S1A ditawarkan dalam tiga cara warna yang berbeda, namun penurunan daya ke 28bhp juga diimplementasikan. 

1974 – nomor sasis S1B S1F-12001
Sekarang minus peredam gesekan kemudi tetapi bagian jok/pelana sengaja di desain baru dan tutup pengisi bahan bakar menggunakan model penguncian dari Z1. Model ini hadir dengan switchgear baru yang memungkinkan choke dipasang di palang kiri, hanya ditawarkan dalam satu warna saja yaitu Candy Green. 

1975 – nomor sasis S1C S1F-16300 
Lencana panel samping krom diganti dengan stiker dan untuk rodanya sekarang menggunakan ban yang lebih lebar dengan masing-masing 3,25 dan 3,50 di depan dan belakang. Biru halibut menjadi satu-satunya warna untuk tahun ini. 

Jika kalian lihat bagian mesinnya sudah beda dari pabrikan lainnya, disaat yang lain pada jaman itu sedang getol-getolnya pake mesin 2 silinder untuk motor 250cc, tetapi Tidak dengan Kawasaki yang bermain dengan mesin 3 silinder segaris. Mesin ini mampu memuntahkan Daya Kuda sebesar 32 hp / 23.8 kW @ 8 500 rpm dan Torsinya sebesar 2.54 m-kg / 18.3 lb-ft @ 7 000 rpm cukup untuk membuat kalian yang betot gas ingat dengan Tuhan hehehehe…..😂😂 😂 jika tenaga kudanya sebesar itu maka raihan kecepatannya mampu menembus hingga 160 KM/Jam, tapi kudu ati-ati karna pengeremannya hanya disupport dengan drum brake alias rem tromol, berbeda dengan seri KH250 yang sudah menggunakan Disc Brake dan sudah pernah diulas di duatak dotcom >>DISINI<< Karna ini 3 silinder maka dibutuhkan 3 buah karburator Mikuni VM22SC, Ø 22 mm untuk mengabutkan bahan bakarnya. kalo soal spesifikasinya kalian bisa liat berikut ini :

Make Model

Kawasaki S1 250SS MKI

Year

1972 – 1975

Engine

Two stroke, transverse three cylinder,

Capacity

249 cc / 15.2 cu-in
Bore x Stroke 45 x 52.3mm
Cooling System Air cooled
Compression Ratio 7,3:1

Induction

3x Mikuni VM22SC, Ø 22 mm carburetor

Ignition 

Battery and coil 
Starting Kick

Max Power

32 hp / 23.8 kW @ 8 500 rpm

Max Torque

2.54 m-kg / 18.3 lb-ft @ 7 000 rpm

Transmission

5 Speed 
Final Drive Chain
Frame Double tubular steel cradle

Front Suspension

Telescopic hydraulic forks

Rear Suspension

Dual shocks, Swing arm

Front Brakes

180mm Drum

Rear Brakes

180mm Drum

Front Tyre

3.00 -18

Rear Tyre

3.25 -18
Rake 28°
Trail 110 mm / 4.3 in
Dimensions Length 2020 mm / 79.5 in
Width   820 mm / 32.3 in
Wheelbase 1585 mm / 62.4 in
Ground Clearance 175 mm / 6.9 in

Dry Weight

149.5 kg / 326 lbs
Wet Weight 160 kg / 348 lbs

Fuel Capacity 

15 Litres / 3.9 US gal

Gimana???….. Masih Kurang??…. Oiyaa lupa, untuk di negara ini setauku ya ndak masuk produk ini. teruss kok Akang bisa punya nie, ucapku menyela pembicaraan Kang Larry. Yaa…. mungkin saja orang kaya jaman dulu kan powernya lebih kuat jadi ya pasti ada aja, buktinya moge yang yatim piatu juga banyak kan…. Lagian saya cuman buat pajangan aja. paling jauh muterin kompleks perumahan buat manasin. Selebihnya ya di garasi atau kadang ya dibawa buat ajang expo, itu pun pake towing. kalo dibawa ke jalan raya ya Amsyoong hahahahahaha….😂 😂 😂 jawab kang Sergey. Sultan Mah Bebas Bang… jawab Mimin sekenanya. hahahahahaha….😂 😂 😂 Bisa aja kamu Min…. Tapi ini motor kalo di negara luar khususnya Eropa jadi idola pada massanya Balas Kang Sergey. Tanpa terasa obrolan ngalor ngidul soal motor menjadikan kami betah berlama-lama disana. hingga akhirnya menjelang maghrib kami undur diri untuk pamit.

Jangan Lupa Bahagia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*