Yamaha RX 100 Pembuka Jalan Klan RX Series Di Indonesia

Berhubung kemaren gagal minjem Kawasaki A1 Samurai yang keduluan dipinjem ama Mimin akhirnya balik kandang lagi ngabisin waktu di rumah doang. Pencat-pencet tombol remote tivi sambil mencari siaran yang enak untuk dilihat dan akhirnya ketemu juga channel tivi yang aku sukai. Biasa lebih suka siaran televisi yang membahas tentang suatu Hal yang mampu menambah ilmu pengetahuan. Sedang asiek-asieknya nonton tivi terdengar suara motor 2 Tak yang khas, kutengok dari Jendela ruang tamu. Rupanya ada si Tigor datang pake motor 2 Stroke milik Yamaha. Kira-kira nie orang abis minjem motor siapa ya??…. gumamku. Tok…..Tok….Tok…. Assalamu’alaikum, kata Tigor dari balik Pintu. “Wa’alaikumsalam…. Masuk Gor, kagak dikunci” balasku.

Baahhhh!!!…. macam orang tua aja kau ini nonton berita, ucap tigor
cerewet!!!…. Udah sono bikin kopi 2 Gor, balasku
hehehehe….. Tau aja Abang aku satu ini. kalo aku mau bikin kopi
Motor Siapa Kau bawa itu Gor???…. tanyaku pada Tigor
Motor Abang aku itu, Mumpung Dia lagi pulang ke Medan, jawab Tigor.

Tigor yang sedang asiek di dapur membuat 2 gelas kopi pun akhirnya kembali ke ruang tamu, dimana aku masih asiek menonton tivi.

Bang…. ke taman kota yukz Bang
ngapaen kesono????
Biasa Cuci Mata!!!….
Boleh dech, tapi aku pinjem motor kau ya Gor
Gampanglah… Itu Bang!!!
motor kau ini keluaran tahun berapa Gor??
Keluaran pertama Bang Tahun 1977
Lhaaa…. Bukannya setahun sebelum itu udah nongol Yamaha RX 125 Twin??….
iyaa… Tapi itu untuk pasar Indonesia salah satunya berganti nama jadi RX kalo di negara Lain tetep RD125DX
Jujur nie Gor, Varian RX series banyak sekali di Indonesia….. Naaah!!!! kalo seri yang ini kau pasti lebih pahamlah.
oiyaaa…. Baru ku tengok dikit itu penutup Accu teremboss Yamaha RX100, Ceritain Gor!?!?!…..

Bisa dibilang ini cikal bakal dari RX Series di Indonesia Bang, walaupun hanya 100 cc atau tepatnya 97cc 2 Langkah berpendingin udara. tapi motor ini terbilang irit sekali makan minyak (Bahan Bakar) 1 Liter saja bisa menempuh Perjalanan hingga 40 Km. Walaupun hanya 100 CC 2 Stroke motor ini mampu melaju dari 0km sampe dengan 60km/jam hanya butuh waktu 7,5 detik saja dan mampu memuntahkan tenaga hingga 11,5 hp pada 7.500rpm, khas motor overstroke yang tidak bisa teriak sampai rpm tinggi. Dibekali transmisi 4 percepatan dengan kecepatan puncaknya hingga 110km/jam, bagi motor keluaran tahun 1977 sudah terbilang kencang dimasa itu. karna kecepatannya hanya sampe 110km/jam, maka penghenti laju ban depan dan belakang cukup menggunakan sepasang Drum brake alias rem Tromol saja.
Untuk desain bodi, Yamaha RX100 masih mengacu pada kombinasi antara motor klasik versi Eropa dengan motor modern asal Jepang di tahun 1970-an. Desain klasik RX 100 dapat ditelusuri pada penggunaan rangka twin cradle frame layaknya motor-motor buatan Inggris, semisal BSA Gold Star 650cc atau Triumph Bonnevile T120 650cc. Sementara, aura modern nyata terlihat pada bagian garpu yang sudah menggunakan model teleskopik. Oiya bang…. Ini spesifikasi lengkapnya :

Tipe Mesin 2-stroke, silinder tunggal, berpendingin udara
Kapasitas Mesin 97cc
Diameter x Langkah 50 x 50 mm
Daya Maksimum 11,5 HP (8,4 kW) @ 7.500 rpm
Torsi Maksimum 0,9 kg-m @ 6.500 rpm
Transmisi 4-speed, constant mesh
Kecepatan Maksimum 110 km per jam
Rangka Double cradle
Dimensi 1.800 x 640 x 420 mm
Jarak Sumbu Roda 1.000 mm
Tinggi Jok 750 mm
Berat 98 kg
Tangki Bahan Bakar 10,5 liter
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Swing arm, double shock
Ban Depan 2,50-18 4PR
Ban Belakang 2,75-18 4PR
Rem Depan Tromol
Rem Belakang Tromol

Sluurrrpp….. Sluuurrrrpp….. Ku minum kopiku dulu Bang, kering ini tenggorokan. Lalu Tigor pun melanjutkan ceritanya: Yamaha RX 100 Two Stroke ini Disokong oleh sebuah pengabutan Mikuni VM20. kemudian untuk Busi standar memakai yang NGK BP7HS, sedangkan untuk Busi Iridium memakai NGK BR8HIX. Ukuran Bore X Stroke nya 50 x 50 mm, lalu Accunya masih menganut yang 6 VOLT. Sayangnya usia RX-100 di Indonesia tergolong singkat, sebaliknya dengan pemasaran di India dan Jepang. Di dua negara tersebut, motor ini dirilis pertama kali pada tahun 1986 dan diproduksi hingga tahun 1996. Sementara untuk mesinnya, sama-sama mengusung tipe 2 stroke, berkapasitas 98cc, air-cooled, silinder tunggal dan mampu meletupkan daya 11 HP pada putaran 7.500 rpm. Ya…… Kurang lebih seperti itu yang awak tau tentang Yamaha RX100 ini bang. Oohhh… Iya, Harga bekasnya untuk sekarang ini dikisaran 6 juta sampe 11 jutaan pas aku liat di situd jual beli online lokal Bang. Itu pun tergantung kondisi juga Bang.

Paten Juga penjelasan Kau ini Gor, jawabku.
Eehhh Bang!!!…. kopi kita sudah abis nie, ayoo!!!! Kita jalan, ucap Tigor sembari mengambil jaketnya
Ayoo Gor!!!…. Sini Kuncimu!! balasku
Nie… Bang, Ingat!!! Jangan Kau pake balapan Bang, rontok nanti motor Abangku ini
Iya…. Iyaaa!!!… Cerewet amat kamu Gor, abis kesambet kalah taruhan bola.
Aaaiiihhh!!! Bisa juga Abang aku satu ini, sudahlah!!! kita jalan sekarang, nanti keburu ilang Abegeh jogging sore di Taman kota!!!…..

Ckleerk….. Ckleeekk…… Trrreeeng…. Trrrreeeng…. Teeng….. Teeeng…. Suara khas dari Yamaha RX 100 ini emang khas banget. bikin setiap orang susah berpaling ketika mendengar suaranya. Sore itu, kami pun akhirnya meluncur menuju ke Taman Kota. Biasalah…. Cuci mata sembari mejeng motor biar ndak dikira motor punah. Walaupun ada juga yang terkesan mencibir karna asap dari kendaraan yang kami gunakan, akan tetapi disitulah kenikmatannya. Bisa tampil beda diantara kendaraan yang lalu lalang. terima Kasih.

Jangan Lupa Bahagia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*