Sepak Terjang Suzuki RGR 150 Di Indonesia

Suzuki RG150 Sprinter

Hari Minggu ini, setelah kelar urusan cuci mencuci…. Mulai nyuci baju sampe nyuci motor pun sudah. Kini waktunya istirahat, tidur siang sejenak. Segera kunyalakan tivi di ruang tamu sembari mencari Channel tivi kesukaan. Trrreeeng!!!!….. Teeng!!!….. Teeeeng!!!….. terdengar suara khas motor 2 Langkah di depan rumah. Aku yang hampir terlelap segera terbangun dan melihat dari balik jendela, siapakah penunggang motor 2 Stroke tersebut. Ealaaahh!!!…. Ternyata sarmidi yang dibonceng oleh Mimin datang ke rumah. Ini Bocah satu tak lain dan tak bukan pasti mau numpang makan biasanya. Mimin yang melihatku dari balik kaca jendela ruang tamu hanya cengar-cengir ndak jelas, seraya mengucapkan salam: Assalamu’alaikum. ucap Mimin berbarengan dengan Sarmidi. Wa’alaikumsalam….. Masuk aja kagak dikunci, Balasku.

Yaelaaahh!!!…. Abangku satu ini malah enak-enakan di ruang tamu, ucap Mimin
cerewet!!!….Sono tuch di dapur ada ikan Pindang ama sayur asem, balasku
Ntar Bang…. Numpang sebentar, biasa kebelet mau setor yang besar
Emangnya ini rumah WC Umum apa Min??? Inget besar seribu gede dua rebu ya!!!…
iya gampang….. sambil tergesa-gesa menuju kamar mandi menuntaskan hajatnya.

Mid…. Gimana kabarnya??
baeek…. Bang
Motor Suzuki RGR 150 punya siapa tuch??….
nganu…. Minjem dari temennya Bang Tigor
oalaaahh!!!…. Kirain abis dari rumah mbah Gugel tadi
yaa…. Tadi diajakin Mimin kesana, tapi yang punya lagi keluar Negeri bang.

Sekedar basa-basi dan obrolan ringan seputar sepeda motor terjadi diantara kami, hingga akhirnya Mimin datang membawa sepiring nasi lengkap dengan es teh di kedua genggaman tangannya. OOooo!!!….. Dasar!!! Anak durhaka, abis buang hajat kagak nawarin temennya malah bawa piring sendiri, ucap Sarmidi. Biasaa…. Mimin emang gitu, kagak tahu malu dia, balasku. Wajar bang….. Abis dikuras perut berasa laper lagi, kata Mimin dengan entengnya. Ya udah sini kunci motornya, aku mau pinjam bentar buat ke warung. Balasku pada Mimin…… Beli apa Bang??? Nitip ya, balas Mimin kembali. Halaaah!!!…. Kau paling nitip juga ndak bayar Min, udah ntar aku belikan sekalian. Sengaja kutinggalkan Mimin sendirian di rumah, aku pun keluar menggunakan Suzuki RGR 150 ini dnegan membonceng Sarmidi. Tujuanku untuk nongkrong bentar ke warungnya Bu Painem.

Jalanan hari minggu ini tampak sangat lengang, segera kupacu Suzuki RGR 150 yang dibekali dengan spesifikasi mesin berpendingin udara dan karburator besutan Mikuni yakni tipe VM26SS. Memiliki ukuran Bore X Stroke sebesar 59.0 x 54.0 mm dengan tenaga kuda sebesar 26.5 Hp pada 9.500 RPM. langsung melesat kencang hingga meraih kecepatan puncak sampai 170 km/jam dan jangan lupakan torsinya yang sebesar 2.1 Kg.m@8,000 Rpm lebih liar dari jambakannya Janda bahenol gaezz!!! Yang ada inget ama Tuhan kalo gini Hahahahahahaha….🤣🤣 Akhirnya kami pun tiba di Warungnya Bu Painem. Terlihat Ada Rojak Lagi nongkrong disana. Wuiiihh!!!….. motor baru nie mamen??? Ucap Rojak sambil menyalami kami berdua. Kagak…. Tadi Mimin yang bawa, biasa minjem kawannya si Tigor, balasku. RGR 150 ya Breeh???…. Penasaran nie ama sejarahnya, balas Rojak. Itu Sarmidi ngapa Bengong aja??? ucap Rojak kembali. Anuu…. Bang, ini tadi abis dibonceng dengan kecepatan tinggi ama Mas Santoso jadi belum ngumpul nie nyawa, balas Sarmidi. EEeeehhh!!! iya… ini aku kasih spesifikasi lengkapnya buat kawan semua, berhubung hanya beda desain antara Indonesia, Malaysia dan Thailand. Jadi saya pake Spesifikasi Thailand ya kawan 2 Tak :

Okee… aku bantu jelaskan sebisaku ya kawan semuanya. Sepeda motor ini dipasarkan pertama kali di Indonesia pada tahun 1990 lewat PT. Suzuki Indomobil Sales. Sebenarnya, sudah ada dari tahun 1989. Namun pada saat 1989, itu hanya pesanan khusus kalangan internal Suzuki saja. Publik umum hanya sedikit yang mengetahuinya. Pada tahun 1990 tepatnya bulan Februari, motor ini dikenal sebagai Suzuki RGR Sprinter. Pasaran motor ini semakin ramai setelah Kevin Schwantz menjuarai Grand Prix 500 tahun 1993 bersama tim Lucky Strike Suzuki menggunakan motor Suzuki RGV500. Zaman itu iklan RGR150 dipromosikan sebagai ‘Sang Master Tanpa Tandingan’. Termasuk motor sport terlaris di sejarah Suzuki dan jadi obat ganteng biker rame-rame, harga barunya di tahun 1991 adalah 4-6 jutaan kala itu. Pada Tahun 1994 ada minor change, yakni ubahan fairing full dan buntut senada dengan Suzuki Cystal. Warnanya pun bertambah, selain hitam juga ada hijau dan ungu. Kemudian Dua tahun kemudian ada ubahan kembali. Yakni lampu belakang besar senada dengan Suzuki Shogun dan Tornado.

Pada saat itu Suzuki RGR 150 sempat mendapat predikat motor sport 2 tak 150 cc paling boros di kelasnya karena untuk 1 liter bensin hanya bisa menempuh jarak 5 – 9 km saja. Namun Suzuki RGR 150 tetaplah menjadi motor eksotis di kelasnya dan saat ini Suzuki RGR 150 banyak diburu konsumen. Tapi memang suku cadang Suzuki RGR 150 yang langka masih menjadi kendala. Karena kapasitas mesin dan mudahnya untuk dikorek hingga mampu meletupkan tenaga yang besar membuat motor ini langganan juara event Road Race pada saat itu.

Seperti diketahui, Suzuki menyematkan dua teknologi di Suzuki RGR 150. Di antaranya ialah teknologi SIPC (Suzuki Intake Pulse Control) yang berfungsi untuk mengontrol masuknya bahan bakar yang dibutuhkan mesin, dan teknologi SSS (Suzuki Super Scavenging System). Teknologi SSS (Suzuki Super Scavenging System) ini berupa lubang yang ada di blok mesin yang dihubungkan oleh semacan selang melingkar menuju tempat penyimpanan udara. Sistem SSS ini berfungsi untuk memberi asupan udara yang lebih besar ketika mesin membutuhkannnya di putaran (RPM) tinggi. Dengan adanya sistem SSS dan juga SIPC maka tenaga mesin di Suzuki RGR 150 tetap maksimal baik di RPM rendah maupun tinggi, bahkan di RPM tertentu memberikan sensasi lonjakan power yang cukup menjambak. Dalam perkembangannya, motor yang dijual hingga 1997 namun sampai 1999 masih menjual unit produksi 1997 ini mengalami perubahan desain bodi (facelift) sebanyak 4 kali…… Perubahan desain bodi tersebut antara lain:

Suzuki RGR150 Buntut Crystal Versi 1
  • Pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1989, muncul dengan nama Suzuki RG150 Sprinter. Desain bodi masih menggunakan half fairing seperti kompetitor utamanya (Yamaha RXZ). Yang membuatnya spesial dibandingkan kompetitornya adalah penggunaan suspensi belakang tunggal atau yang kini lebih dikenal dengan nama monoshock. Bentuk ekor menyerupai motor bebek ayago Suzuki Sprinter. Masuk pertama kali secara CBU dari Thailand yang sudah memproduksi motor ini setahun sebelumnya. Model ini bertahan sampai dengan tahun 1992.
  • 1993 – 1994 Facelift pertama Suzuki RG150. Pada facelift ini Suzuki telah menggunakan fairing penuh seperti motor sports pada umumnya. Karena penggunaan full fairing ini, nama RG150 diganti menjadi Suzuki RGR 150. Secara umum bentuk fairingnya masih sama dengan RG150 namun sudah memakai full fairing. Selain itu pada bagian belakang sudah menggunakan lampu yang mirip dengan Suzuki Crystal.
  • 1994-1995 Facelift kedua, fairing depan sama dengan edisi terakhir atau rgr jumbo. namun sisi buritan lampu belakang masih sama menggunakan lampu Suzuki Crystal.
  • 1995 – 1997 Edisi terakhir Suzuki RGR 150. Pada facelift ini bentuk fairing sudah berubah dan bagian belakang menjadi mirip dengan Suzuki Tornado / Shogun. Selain perubahan body. Seri ini lebih sering dikatakan sebagai RGR Jumbo.
Suzuki RGR150 Buntut Crystal Versi 2
Suzuki RGR150 Buntut Crystal Versi 2

Paling asyik lihat sasisnya yang kotak dengan paduan monosok Excentric Full Floater Suspension System (EFFSS), Stabil dan empuk saat terkena jalan bergelombang. Untuk versi 1991 kelistrikan masih menganut 6 volt dan berikutnya di tahun 1993-1994 sudah menggunakan yang 12 volt. Berikut ini Spesifikasi lengkapnya kawan 2 tak, karna spesifikasi untuk Indonesia, malaysia dan Thailand sama persis hanya berbeda desain saja. Tak Hanya Di Indonesia Saja kawan, di negara Malaysia dan di negaranya sendiri pun ( Thailand ) sepeda motor ini juga beredar dengan nama yang berbeda. Untuk di Malaysia pertama kali hadir di tahun  1988 atau 1989 dengan nama Suzuki Panther 150 atau yang kalau di Thailand lebih populer dengan nama Suzuki RG-V 150. Sedangkan untuk harga secondnya sekarang berada dikisaran harga mulai dari 6 jutaan sampe dengan 18 Juta, itu jelas tergantung kondisi dan syarat ketentuan yang berlaku. Malkum saja, motor 2 Tak sekarang ini harganya bukan makin turun tapi malah tambah naik. Jadi jangan heran dengan harga pasaran saat ini.

Suzuki RGR150 Buntut Tornado/shogun

Eeehhh!!! Bang, kita lupa nie. Kalo Mimin masih di rumah abang, sela Sarmidi. Halaaahhh!!! Gpp… Palingan juga udah kenyang molor tuch anak di sofa sambil meluk remote tivi, balasku. Yaaa….. Tapi kan ndak enak juga bang ninggalin Mimin, ntar ngomel dia, ucap Sarmidi kembali padaku. Udeehh!!! Gpp Breehh…. itu bocah emang begitu, tenang aje… kagak usah dipikir, balas Rojak. Akhirnya obrolan pun berlanjut hingga tak terasa sudah menunjukkan pukul setengah 6 sore dan kami pun segera pulang ke rumah masing-masing. Benar saja….. Setibanya di rumahku, mimin sudah lelap dalam tidurnya. Untungnya piring kotor udah dicuci bersih semua.

Wooyyy!!!! Banguuunn!!!!…. Teriakku di kuping Mimin dan dia pun terperanjat dari tidurnya. Wadaaw!!!!…….. “Langsung ambil posisi bersiap layaknya Tentara mau berangkat ke medan perang”…….. bisa budeg kupingku ini Bang, balas Mimin.
Lagian lama amat ini dua orang perginya, ucap Mimin kembali
Nganu…. Tadi diajak ke warung Bu Painem, balas Sarmidi
Ooooo!!!!…. Gitu ya??? Oke Fine…. Aku ndak diajak nie, kata Mimin
ya Ndaklaah….. Ngapaen ngajak kamu, kan udah makan tadi, balasku pada mimin
Ya udah…. yukzz!!! Mid kita pulang kata mimin pada Sarmidi
yaellaaahhh!!!!…. Gitu doang ngambek, balasku.
Kagak…. Jemuran belom aku angkat bang, lagian udah puas nonton tivi ama tidur siang tadi, balas Mimin kembali.

Akhirnya mereka pun pamit pulang dan saya bisa santai menikmati liburan tanpa terganggu si Mimin hahahahahaha 🤣🤣🤣 Oke Kawan, terima kasih sudah mampir kemari. Mohon bantuannya jika ada kekurangan untuk ikut mengisi di kolom komentar ya. Terima kasih.

Jangan Lupa Bahagia.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*