Sejarah Singkat Aprilia RS 50 Extrema Si Mungil Berlengan Ayun Tunggal

Selepas Ashar kupacu sepeda motor 2 Tak berkubikasi mungil milik mbah Google menyusuri jalanan kota sebelum mampir ke warungnya Bu Painem. Sepeda motor bermesin 2 langkah dengan kubikasi mungil ini sebenarnya tak bisa dibilang mungil lingkar roda depan menggunakan Velg tiga spoke/ palang 3 dengan lingkar berukuran ban 90/90-16 depan dan 110 / 80-17 di belakang. Sudah berpendingin cairan agar mesin tidak gampang panas dalam alias overheat

Aprilia RS 50 Extrema ini disajikan pada tahun 1993 dan pada awalnya hadir dengan warna plum / merah / kuning yang mengingatkan Extrema 125 yang disajikan setahun sebelumnya. Motor ini berasal dari evolusi terakhir Aprilia AF1 50 Futura yang telah hadir sebelumnya dengan secara substansial berbagi sasis dan mesin mempercayakan pada Minarelli AM3. Perubahan yang terjadi sehubungan dengan Futura adalah sebagai berikut:

 

  • Superstruktur dan rangka serta riding position baru
  • Shock breaker depan diperkuat dan kalibrasi diubah. Akan tetapi Batang As nya tetap berukuran 30mm.
  • Sistem pengereman baru: cakram mempertahankan pengukuran sebelumnya (290mm di depan dan 220mm di belakang), tetapi cakram depan diringankan dengan enam titik pemasangan ke hub bukan sepuluh. Selang rem telah berbahan karet.
  • Velg tiga spoke baru dengan ban dalam ukuran berikut: 90/90-16 depan dan 110 / 80-17 di belakang.

 

Setelah puas berkeliling jalanan ibukota menikmati ramainya kendaraan dan suara khas motor 2 Stroke selama perjalanan, maka sampailah aku di warung Bu Painem.

“Bu…. Es teh 1 ya!!….” Pintaku pada Bu Painem.

“Ya Den, sabar ya….. Ibu masih urus pembeli lainnya dulu” ucap Bu Painem padaku.

“Santai Bu, saya bukan Mimin Apalagi Tigor yang seringnya minta gak pake lama tapi bayarnya utang hehehehe….😂” jawabku sambil mengambil sebuah gorengan pisang.

“Waahhh!!! Ada Bang Santoso nie” ucap Yudis sambil menepuk Pundakku.

“Eehhh!!!… Yudis, lama ndak nongol….kemana aja??” Tanyaku pada Yudis.

“Biasa Bang, sibuk sekolah…. Sekarang rata-rata Fullday school” jawab Yudis.

“Bu…. Tambah es teh 1 lagi buat Yudis” pintaku kembali pada Bu Painem.

“Oke Den…. Ini baru aja mau siapin pesanan Aden”. Jawab Bu Painem.

“Bang…. Motor siapa lagi itu, keren bener!!!😍 ukurannya compact ndak kebesaran juga ndak kekecilan” ucap Yudis padaku.

“Oohhh!!! Biasa tadi ditelepon mbah Google disuruh keluarin motornya, biasa biar ndak diem di garasi mulu”. Jawabku.

“Tarikannya enak ndak bang?? Berapa CC itu??… Boleh cobain ndak bang??….” Tanya Yudis padaku.

“Ini pesanan Teh nya Den” Ucap Bu Painem pada kami.

“makasih Bu” ucap kami serempak.

“Udah kayak petugas kelurahan aja, nanya langsung sepaket kamu ini Yud, gampang ntar kamu bonceng aku ya… Bawa helm kan” jawabku pada pertanyaan Yudis.

“Aasshiiiaap!!!…. Aseek!!! Dapat test motor Istimewa euy” ucap Yudis dengan muka girang dan penuh semangat.

“Eeehhh!!!!…. Bang, jelasin tentang motor ini dong, maklum masih Newbie saya” pinta Yudis padaku.

“Oke…. Sepeda motor ini bernama Aprilia RS 50 Extrema menggunakan mesin Minarelli AM3 yang digunakan pada seri Aprilia Futura 50. Kapasitas mesin hanya 50cc saja tapi jangan salah, tenaga kuda yang dihasilkan mampu sampai 5.4kW / 7.3BHP pada 6500 rpm dan kecepatan puncaknya bisa mencapai lebih dari 90km/jam dipadukan dengan transmisi 5 percepatan. Tapi bukan bawaan pabrik jadi paket terpisah dari Minarelli jika ingin upgrade dari 4 speed ke 5 speed.
Untuk keluaran tahun 1995, versi 50 dari Extrema mengadopsi warna-warna baru yang terlihat pada 125. Satu-satunya fitur baru yang signifikan adalah bingkai yang dicat hitam dan mesin Minarelli AM5 yang sekilas masih identik dengan mesin AM3, tetapi dengan gearbox 5-speed sekarang. Aprilia RS 50 Extrema ini malah sudah menggunakan ProArm atau swing arm tunggal pada bagian kaki belakang, hal ini berbanding terbalik dengan kakaknya Aprilia RS 125 Extrema

Maklumlah…. Hukum 16 tahun di negara Eropa membatasi daya kuda sebuah kendaraan agar lebih aman karna usia segitu masih labil dalam berkendara. Oiyaaa…. Pada tahun 1993 versi Replika Reggiani juga disajikan. Aprilia RS Extrema 50 ini hanya dijual pada tahun 1993 sampai tahun 1997 saja selanjutnya sigantikan dengan seri Aprilia RS 50 Diablo. Berikut ini spesifikasinya:

Make Model

Aprilia RS 50 Extrema

Year

1993 – 1997

Engine

Two stroke, single cylinder AM3

Capacity

49,7 CC
Bore x Stroke 40,3 x 39 mm
Compression Ratio 12:1
Cooling System Liquid cooled

Induction

Dell’Orto carburetor, SHA 14/12

Ignition

Electronic

Starting

Electric

Max Power

5.4kW / 7.3BHP pada 6500 rpm
Wheelbase 1310 mm

Transmission

5 Speed I 4 Speed

Final Drive

Chain

Front Suspension

Telescopic fork, Ø 30 mm

Front Wheel Travel

120 mm / 4.7 in

Rear Suspension

Aprilia progressive mono shock system

Rear Wheel Travel

120 mm / 4.7 in

Front Brakes

Single Ø 290 mm disc, 4 piston caliper

Rear Brakes

Single Ø 220mm disc, 2 piston caliper

Front Tyre

90/90-16

Rear Tyre

100/80-17

Seat Height

680 mm

Dry Weight

89 kg

Spark Plugs

NGK B8ES

Fuel Capacity

12,2 Litre

Carburation Idle Jet

 50

Carburation Main Jet

 75

Two Stroke Oil

 10w40

Wet Weight

 121 kg

Top Speed

90 KM/H
Colours Plum / Red / Yellow

Artikel Menarik Lainnya Gaeezz!!!!

Memilih Oli Samping Yang Tepat Untuk Motor 2 Tak Kesayangan Sob !!! …..
Motor Cruiser Nyeleneh Honda Phantom TA150 2 Stroke Tenaganya Tak Bisa Dianggap Remeh
Perjalanan Motor Dual Purpose 2 Stroke Yamaha YT 115 Di Indonesia
Mengenal Standarisasi Oli Samping Pada Motor 2-Tak Agar Tak Salah Beli Sob !!! …….
Motor Cruiser Nyeleneh Honda Phantom TA150 2 Stroke Tenaganya Tak Bisa Dianggap Remeh
Perjalanan Motor Dual Purpose 2 Stroke Yamaha YT 115 Di Indonesia
Astra Motor Bali Kembali Adakan Kontes Layanan Honda Tingkat Regional Tahun 2019

“Waaahh!!!!…. Mantap, penjelasannya Bang. Saya jadi makin nambah pengetahuan tentang sepeda motor 2 Tak yang pernah diproduksi oleh pabrikan ini” jawab Yudis setelah mendengarkan penjelasanku panjang lebar

“Lhaaa!!!…. Saya juga masih perlu banyak Belajar Yud, karna yang lebih mengerti dari saya juga pasti ada” jawabku pada Yudis.

“Ya udah jadi pinjem ndak??…. Mumpung masih ada waktu sebelum balikin ini motor”. jawabku kembali pada Yudis.

“Sedaaapp!!! Ayooo…. Let’s Go Bang!!!!” jawab Yudis.

“Sini kunci motormu, aku pake motormu aja, pegal pinggang bawa ini Aprilia RS 50 Extrema”. Jawabku kembali.

“Eeehhh!!!!!……. Aku bayar dulu Yud, awas kamu maen ngacir aja” Ucapku pada Yudis.

“Berapa Totalnya Bu???……” Tanyaku pada Bu Painem.

“Apa aja tadi yang dimakan dan diminum Den????” Tanya Bu Painem.

“saya es teh 2 gelas sekalian jadikan satu sama Yudis Bu” Jawabku.

“Yud…. kamu ambil aja aja tadi??….” Tanyaku pada Yudis yang sedang asiek memandangi Aprilia RS 50 Extrema.

“Nganu Bang….. Tahu isi 3, nasi jinggonya 2 bungkus ama sate ususnya 2 tusuk plus es teh” Jawab Yudis.

“koplak!!!…. Ini bocah kayak Mimin ternyata” ucapku sambil geleng-geleng kepala.

“Saya gorengan pisang 1 sama tempe mendoan 3 Bu, Totalnya jadi berapa??” tanyaku pada Bu painem.

“Totalnya jadi 23 ribu Den” jawab Bu Painem.

“oke…. ini Bu, kebetulan pas duitnya, saya pamit ya Bu… terima kasih untuk hidangannya” Jawabku pada Bu Painem.

 

 

Jangan Lupa Bahagia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*