Sepak Terjang Honda MTX 125 R Dan MTX 125 Rally Versi Eropa Dan Amerika

Setelah kemaren ngebalikin sepeda motor Gilera RX 125 milik mbah Google kali ini gantian diminta review motor Enduro 2 Stroke milik pabrikan dari negeri Jepang. Yaapzz!!!….. Pilihan jatuh pada sepeda motor Enduro/Trail milik Pabrikan Honda. Jika di Negeri  berkode +62 lebih umum mengenal Honda CR series, ternyata sebelum lahir motor tersebut sudah ada pendahulunya kawan. Sepeda motor yang akan kita bahas kali ini adalah Honda MTX 125 R dan MTX 125 Rally. Sepeda motor ini segera kuboyong ke rumah untuk dicuci terlebih dahulu dan setelah itu siap-siap buat manasin keliling kota sebelum akhirnya dikembalikan lagi ke rumahnya mbah Google. Lumayan bisa nambah isi perpustakaan blog, semoga aja si Rojak ama Tigor kagak mendadak nongol.

Sepeda motor ini dipasarkan khusus di negeri Eropa dan Amerika Serikat sana, Yaaa….. Ada juga sich beberapa yang ke negara selain Benua Eropa dan Amerika Serikat tapi jumlahnya tak sebanyak itu. Pada tahun 1985 merupakan titik balik penting bagi Honda Italia. Honda NS 125 F dan NS 125 R menjadi sepeda motor jalanan yang paling laris terjual dan memberikan kontribusi signifikan terhadap minat baru bagi anak remaja berusia enam belas tahun, sebuah kategori yang di masa lalu selalu membangkitkan minat yang lebih kecil daripada enduro.

Akhirnya di tahun 1986  Honda MTX 125 R lahir dan tentunya respon masyarakat Benua Eropa dan Benua Amerika pada saat itu bagus akan hadirnya sepeda motor ini. Honda MTX 125 R ini lahir dengan nama kode TC02 dan kode homologasi enter site DGM 51933 OM, 125 yang dirancang untuk menaklukkan parade hit dalam kategori enduro. Lini produksi Honda untuk model ini adalah di negara Spanyol, Belgia dan Swedia.

Honda MTX 125 R Dibangun 95% di Italia pabrikan yang bermarkas di Atesa menjadi basis produksi untuk motor ini. Mesinnya masih satu generasi dengan Honda NS 125 F, nilai lebihnya tentu pada sistem ATAC yang menjadikan motor ini lebih baik saat diputaran rendah dan tinggi. Harga termurah yang ditawarkan pada motor ini sebesar Lire 3.473.500, diawal kemunculannya hadir dalam 2 warna yaitu kuning hitam dengan sadel/jok berwarna kuning dan warna merah putih yang hadir dengan jok berwarna merah. Pada tahun 1987 muncul warna baru, yaitu warna biru / putih dengan pelana biru.

Trreeeeng!!!….. Teng!!!….. Teng!!!…. Teng!!!…. Teng!!!!…. Reng!!!!…. Teng!!!…. Teng!!!…. Teng!!!…. deru motor 2 Tak menyalak di depan pagar rumahku. Siapa lagi kalo bukan si Mimin yang datang dengan muka sumringah sambil cengar-cengir. Mimin pun membuka gerbang dan memasukkan speda motornya. Terlihat jelas itu bukan motor andalan si Mimin, pasti ini anak abis minjem ke mbah Google juga.

“Eeeiittzzz!!!….. Samaan nie motornya, tapi agak beda garis desainnya Min.” Tanyaku sambil memperhatikan Mimin yang sedang memarkir motor disebelah motor yang kupinjam.

“Yooii….. Bang!! tadi di telepon ama mbah Google, Alhamdulillah dipinjemin Honda MTX 125 Rally. Katanya Biar sekalian karna abang sudah bawa Honda MTX 125 R.” Jawab Mimin sambil merebahkan badan di kursi teras rumahku.

“Passs!!!…… Giliran kamu nie, menceritakan pada pembaca tentang sepeda motor ini.” Kataku sambil menuang segelas es limun.

“Ini Minum dulu Min, aku tau kamu pasti haus…. Cuaca terik begini.” Ucapku kembali sembari menyodorkan segelas es limun.

“Makasih Bang, Alhamdulillah….. Pas banget lagi haus hehehehe…..😂😂.” Balas Mimin sambil cengengesan.

“Honda MTX 125 Rally ini hadir di tahun 1987, perbedaan yang terlihat adalah fairing model baru dengan gaya ala Dakar dan tentunya motif HRC menjadi senjata utama untuk membuat tampilan lebih ciamik dan keren. Selain seri warna HRC ada juga kelir Camel dan Beach Hunter.” Tukas Mimin memulai penjelasannya.

Seri Italian MTX-R menggantikan MTX Jepang sejak 1987 dan tersedia dalam 3 warna berbeda:

The Sport Rally dalam warna HRC vintage, yaitu putih, biru dan merah dari tahun 1987 hingga 1989. NRJ dalam warna radio yang terkenal sedang populer saat itu, setidaknya untuk kaum muda dari tahun 1987 hingga 1988. The Beach Hunter, dimaksudkan untuk menggantikan NRJ, mengusulkan warna-warna menyenangkan yang layak tahun 1980-an, yaitu ungu, merah muda dan pirus dari tahun 1988 hingga 1989.

Sasis Honda MTX 125 R dan MTX 125 RALLY menganut model frame tunggal yang sederhana di bagian atas tabung baja berpenampang persegi. Kemiringan kepala kemudi adalah 28 derajat dan wheelbase 1380 mm. Suspensi depan dipercayakan oleh Marzocchi 35mm tanpa penyesuaian/preload dengan kisaran 230 mm. Suspensi belakang mempercayakan pada sistem Pro-Link yang dimodifikasi untuk penggunaan off-road dan ditambah dengan peredam kejut yang dapat disetel Marzocchi menggunakan preload pegas. Swingarm belakang terbuat dari baja. Sistem pengereman yang dipercayakan pada Grimeca yang hal ini tentunya secara praktis sama dengan yang digunakan pada Honda NS 125 F dimana pada bagian depan menawarkan cakram berukuran 240 mm kaliper piston ganda dan bagian belakang masih menggunakan drum brake/Tromol berukuran 110 mm.

Mesinnya berkubikasi 124 cc 2 langkah berpendingin cairan dengan kompresi 7.6: 1 dan ukuran Bore X Strokenya 56 х 50,6 mm disuplai oleh sebuah pengabutan bahan bakar merk Dell’Orto PHBL 24 mampu memuntahkan daya kuda sebesar 18,1 hp / 13,4 kW @ 8700 rpm dan Torsi sebesar 15,5 Nm / 11,5 lb-ft @ 7200 rpm serta dipadukan dengan transmisi 6 percepatan mampu melesat hingga 121,3 km/jam. Peran serta sistem katup buluh ATAC membuat Honda MTX 125 R dan MTX 125 Rally ini mampu mendistribusikan tenaga yang dihasilkan oleh putaran dengan baik. Nyalain motornya masih pake engkol kaki bang, berbeda dengan seri NS 125 F dan NS 125 R yang telah disematkan elektrik starter agar mudah menyalakan mesin.

“Ini Bang Spesifikasi lengkapnya.” Ucap Mimin Sambil menyodorkan gawainya padaku.

Make Model

Honda MTX 125R

Year

1986 – 1990

Engine

Two stroke, single cylinder.

Capacity

124 cc / 7.6 cu-in
Bore x Stroke 56 х 50.6 mm
Cooling System Liquid cooled
Compression Ratio 7.6:1

Induction

24mm Keihin carburetor

Ignition 

CDI 
Starting Kick

Max Power

18.1 hp / 13.4 kW @ 8700 rpm

Max Torque

15.5 Nm / 11.5 lb-ft @ 7200 rpm

Transmission 

6 Speed 
Final Drive Chain

Front Suspension

Air adjustable hydraulic forks
Front Wheel Travel 230 mm / 9.0 in
Rear Suspension Pro-link non adjustable
Rear Wheel Travel 200 mm / 7.8 in
Front Brakes Drum

Rear Brakes

Drum

Front Tyre

2.75 -21

Rear Tyre

4.10 -18

Dry Weight

99 kg / 218 lbs

Fuel Capacity

9 Litres / 2.3 US gal

Consumption Average

20.6 km/lit

Braking 60 – 0 / 100 – 0

15.2 m / 40.1 m

Standing ¼ Mile  

16.9 sec / 116.4 km/h

Top Speed

121.2 km/h / 75 mph

“Eeeeittzzz….. Jangan salah Bang!!!… Versi JDM alias Japan Domestic Market juga ada lho. Honda MTX-R 125 tipe TC02 yang diproduksi di Italia antara  tahun 1987 dan 1989, sama sekali berbeda dari model yang dipasarkan di Jepang (JD07), namun berbagi mesin NS 125 R tipe TC01. Bisa Dikatakan ini adalah leluhur dari Honda 125 CRM. Honda MTX 125 tipe JD05 dibangun pada tahun 1983.

Honda MTX 125 R dan MTX 125 Rally Versi JDM memiliki mesin 125cc 2 Langkah bersilinder tunggal, mempercayakan pada karburator berdiameter 24 mm merk Keihin dengan pelumasan terpisah, berpendingin cairan, rem drum di bagian belakang, dan rem cakram pada bagian depan serta menggunakan gearbox 6 percepatan. Selain seri 125 cc 2 Tak, terdapat pula varian yang lebih kecil yaitu 50cc dan 80 cc yang ke semuanya itu menggunakan mesin bersilinder tunggal 2 Stroke.

Sepeda motor ini secara mengejutkan cepat pada akselerasi kecepatan rendah, akan tetapi kehabisan tenaga saat diatas 80 km/jam hingga 120 km/jam. Wajar saja, peruntukkannya kan untuk bermain di medan enduro bukan untuk di lintasan yang mengutamakan kecepatan puncak.

“Asieeknya lagi ini Bang!!!…. Harga jual Honda MTX 125 R dan Honda MTX 125 Rally versi Eropa ini berkisar di rentang harga 700 Euoro hingga diatas 2000 Euro lebih. Yaaa…… Kalo dikonversikan ke dalam mata uang rupiah direntang harga 11 jutaan hingga 30 jutaan, tapi ya kembali pada kondisi mesin dan perawatan pemiliknya. Karna hal penting tersebut mampu menentukan harga jual kembali motor ini. Kurang lebih begitu hasil penelusuran saya di forum jual beli Internasional Bang.” Ucsp Mimin menyelesaikan penjelasannya padaku.

“Hebat Juga Kamu Min….” Pujiku pada Mimin yang tumben aja pinter, biasanya pinter ngeles.

“Yooiii!!!…. Bang, gimana kalo kita jalan-jalan sore sambil menikmati keramaian Ibukota.” Ucap Mimin mengajakku Keluar jalan-jalan.

“Ayyookk!!!…… Min, kebetulan tadi aku juga niat pengen jalan-jalan.” Balasku sambil melangkah mengambil helm dan jaket yang telah kusiapkan diatas Dipan teras.

Trreeeeng!!!….. Teng!!!….. Teng!!!…. Teng!!!…. Teng!!!!…. Reng!!!!…. Teng!!!…. Teng!!!…. Suara mesin bersahutan disambut dengan kepulan asap yang keluar dari moncong knalpot sepeda motor kami. “Min…. Gerbang tutup lagi…” Ucapku pada Mimin dengan nada agak ditinggikan, maklum suara mesin 2 langkah cukup berisik jadi harus dperbesar volume suaranya. “Ashyyiiaaapp!!!….. Udah beres bang, saatnya kita cabut.” Balas Mimin yang kini telah kembali duduk diatas sadel motor Honda MTX 125 Rally.

 

Jangan Lupa Bahagia.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*