Mengenal Lebih Dalam Moped Mungil Honda Dio 50 CC 2 Stroke Yang Laris Manis Di Pasar Internasional

Santai kayak di pantai….. Nongkrong di rumah mbah google sambil nungguin si Ujang kelar mempersiapkan motor buat dipinjamkan hari ini. Lalu aku pun berkata pada Ujang “Jang…. kali ini mini bikenya yang matic aja ya” dan ujang Pun membalas…. “mau pake yang mana kang??….” sambil menyelesaikan mengunyah camilan kubalas pertanyaan Ujang ” Itu aja Jang, matic yang itu lucu juga kalo buat jalan-jalan sore…. Kalo boleh??….”
“Gampang Kang….. saya ambilkan kuncinya dulu ya, sekalian cek n ricek dulu sebelum Akang bawa.” Balas Ujang sambil pamit bentar meninggalkanku.
Tak berapa lama si Ujang pun datang membawa kunci dan juga beberapa peralatan bengkel dan juga busi motor, takutnya mati karna lama ngendon ini motor.

Karna penasaran juga dengan seluk beluk motor ini, aku pun memberanikan diri bertanya pada Ujang. “Jang….. Kamu kan sering ngerawain motor mbah Google, bagi info dikitlah” dan ujang pun menjawab….. ” Info naon (apa) kang??…. saya juga ndak begitu tau tentang motor ini.”

“yaelaaahh….. paling ndak kamu kan lebih paham dari aku.”

“Paham sich ndak….. hanya sedikit tahu informasi saja” balas Ujang

“Naaahh….. Ceritainlah, ke aku tentang Honda DIO 50 cc 2 Tak ini sama aku.”

Honda Dio adalah motor scooter yang dibuat oleh Honda dari tahun 1988-2001 yang mana setelah itu berganti menjadi Honda Dio 109cc 4 Tak dan Honda Motorcycle and Scooter India (HMSI) sejak tahun 1996. Saat itu pertama kali diperkenalkan di Jepang pada bulan Januari 1988. Nama ini DIO  berasal dari putra Venus “dyonisiac”. Di negara asalnya yaitu Jepang Honda DIo 50 cc 2 Stroke ini memilik 17 model berbeda dan menggunakan kode model “AF” dengan angka dari 18 ~ 35 misalnya: af28, dimana seri Honda Dio AF28 ini memiliki dukungan aftermarket yang sangat besar dan telah dikenal luas di kancah skuter Asia. Versi India memiliki tangki bahan bakar 6 liter (1,3 imp gal; 1,6 US gal), yang cadangannya satu liter, dan versi Jepang memiliki tangki bahan bakar 4 liter (0,88 imp gal; 1,1 gal AS) tanpa cadangan.

Diawal kemunculannya posisi blok mesin horizontal yang tentunya memberikan ruang penyimpanan lebih besar, sayangnya di beberapa seri berikutnya menjadi mesin vertikal yang imbasnya mengurangi ruang penyimpanan. Contoh lainnya adalah negara Kanada pada tahun 1992, Honda membawa Dio (SK50) yang populer secara global ke Kanada sebagai penerus Elite R (SE50) . Honda menyebut skuter ini ‘Dio SR‘ untuk pasar Kanada. Ini adalah pertama dan sejauh ini hanya kali Kanada ditawari skuter yang tidak dijual di pasar Amerika. Di selatan perbatasan, orang Amerika ditawari Elite SR / LX (SA50).

Honda Dio 50cc 2 Langkah yang beredar di Kanada, menampilkan motor dengan seri ‘AF18E‘ generasi berikutnya. Motor ini adalah mesin yang sama yang sangat populer di Asia karena memiliki dengan sangat mudah untuk mendapatkan part aftermarketnya. Bahkan untuk meningkatkan akapsitas ruang bakar menjadi 80 cc hingga 125 cc pun dengan sangat mudah didapatkan di Kanada. Minusnya seri AF18 ini mesinnya vertikal, jadi ruang penyimpanan berkurang. Tak hanya Honda saja yang meluncurkan Dio 50 cc 2 Langkah, pabrikan Suzuki pun tak mau ketinggalan dengan menghadirkan salah satu andalan mereka yaitu Suzuki AE 50 Hyper dan Yamaha Jog. Honda Dio AF18E dan biasanya dibuat di Meksiko (bukan Jepang). Ini berarti mesin intinya sama dengan Honda Dio 50cc yang diproduksi di Jepang. Diawal kemunculannya Honda Dio 50cc 2 Stroke masih mengandalkan pengereman tromol/Drumbrake di kedua rodanya untuk menghentikan laju ban depan belakang.

Di jaman itu biaya / kompleksitas pompa bahan bakar tampaknya menghalangi banyak pembuat untuk menggantinya dan karena itu Honda Dio 50 cc 2 Stroke tetap menggunakan sistem pengumpanan gravitasi di bawah jok agar mampu mengalirkan bahan bakar ke pengabutan. Tahun 1988 Honda Dio 50cc 2 Langkah merilis skuter sporty baru Honda Dioyang dilengkapi dengan pusat bagasi berkapasitas tinggi “Met-in” pada 27 Januari 1988 mengusung sambil gaya kasual untuk kaum muda. Honda Dio ini memiliki bagasi pusat 24L (pengukuran kami) bawaan di bawah kursi yang memiliki ruang yang nyaman untuk menyimpan barang-barang kecil serta helm full-face, beberapa helm berbentuk khusus seperti jenis off-road mungkin tidak cocok di bagasi pusat.

Selain itu, langkah berikutnya Honda Dio 50 menempatkan tangki bahan bakar di bawah lantai demi memastikan ruang penyimpanan yang cukup dan ketinggian kursi (720mm) dipadukan dengan pijakan yang baik. Selain itu, eksteriornya telah dipadukan menjadi gaya kasual dan sporty untuk kaum muda dengan mengadopsi desain aero yang ramping dan tajam serta pelapis dua lapis (dua lapisan) yang cerah.

Mesin dari Honda Dio 50 cc dilengkapi dengan pendingin udara yang dirancang baru. Efisiensi pembakaran ditingkatkan dengan mengejar bentuk intake / exhaust dan scavenging port secara menyeluruh, mencapai output maksimum 6,4PS / 6,500rpm, dan juga menunjukkan karakteristik output yang halus dan kuat dari kecepatan rendah ke kecepatan tinggi. Desainnya mudah ditangani. Suspensi teleskopik sporty digunakan untuk bagian depan, dan ban selebar 10 inci (3,00-10-4PR) dengan pola baru dan rem depan dengan diameter besar 95 mm disediakan untuk pengendaraan yang ringan dan nyaman.

Sedangkan pada tanggal 21 Januari 1989 Honda Dio SP dirilis, Honda Dio SP ini memiliki bagasi tengah bawaan di bawah kursi yang nyaman untuk menyimpan barang-barang kecil serta mampu menampung helm full-face, kecuali helm trail ya gaeezz….. Selain itu, bentuk bodi memiliki desain aero yang ramping dan tajam selain itu posisi tangki bahan bakar masih tetap berada di bawah lantai. Perubahan berikutnya penyematan grafis sporty pada Honda Dio dan diberi desain pewarnaan “Ross White / Tera Blue” dengan gambar cahaya dengan garis-garis biru pada latar belakang putih dan gambar cemerlang “Hitam / Tasman Gray” dengan dasar warna hitam. Mesin ini ditenagai oleh mesin dua Tak berpendingin udara yang kuat dan mudah digunakan selanjutnya dikombinasikan dengan ban lebar menjadikannya, tampak lebih segar dan sporty.

Honda Dio ZX

Selanjutnya pada tanggal 25 Januari tahun 1990 Honda Dio SR telah mengadopsi rek cakram depan. Selain hadirnya rem cakram depan baru, suspensi belakang juga diperbaharui agar mampu menciptakan pengendaraan yang fleksibel, dan mengadopsi pola ban baru dengan ban tubeless depan dan belakang. Warna bodi Honda Dio 50  diatur dalam dua warna yaitu : warna hitam dengan gambar yang cemerlang dan warna logam perak kumuh dengan astringency, hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengguna muda yang mencari desain yang lebih sporty. Menambahkan bagasi depan sebagai tambahan pada ruang met-in konvensional full-face, jadi bisa buat taruh hape ama dompet….. kalo anak jaman NOW bilang dashboard depan. Tangki bahan bakar di ruang lantai juga meningkat menjadi 5 liter.

Ujang menjelaskan sembari cek n ricek motor serta tak lupa cuci poles dulu sebelum kupakai ngacir nanti sore hehehehe…. dan saat Ujang terhenti sejenak dalam menjelaskan. Aku pun bertanya padanya ” Jang….. Itu motor harga secondnya berapa ya?? Spesifikasi lengkapnya ada ndak??….” dan Ujang pun kembali melanjutkan penjelasannya padaku. “oohh!!…. Kalo itu sich akang bisa buka duatak.com aja.”
kuambil gawai dari dalam tas dan setelah layar terbuka segera kuketikkan spesifikasi Honda Dio 50cc di blog duatak.com dan muncullah seperti berikut ini :

shaft shaft 3.6 KW (5.6 HP) @ 6500 RPM
Max torquetorque 0.68kgm at 5500 rpmrpm
Engine Type Type Single-cylinder, Two Stroke
Cylinder Capacity 49cc
Seat height 720mm
Dry weight 64kg
Kerb weight 69kg
Fuel tank capacity 4.2 liters
Starting Electric & Kickstart
Transmission CVT “Twist and Go”
Storage volume
Cooling Force air cooled
Bore X stroke 39.0 x 41.4 mm
Compression ratio 7.0
Chassis Steel TubeTube
Front Suspension Hydraulic fork
Rear suspension Unit swingarm
Front brake Disc on certain models
Rear brake Drum
Front wheel/tyre 90/90-10″ 50J
Rear wheel/tyre 90/90-10″ 50J
Length 1660mm
Width 630mm
Wheelbase 1175mm
Max speed (km/hr) 55km (restricted)
Type approval
Consumption (ECE applicable text cycle)
Consumption @km/h – km/l
Audible Indicator yes
Full helmet storage yes
Glove box yes (open)
Fuel Guage yes
Trip Meter no
Seat release (via remote control) no
Seat release (remote, ignition/switch) remote, ignition/switch) no
Alarm no

Ternyata benar….. Muncul spesifikasi dari Honda dio 50cc ini, lalu aku [un kembali bertanya pada Ujang ” Jang….. Spesifikasi ada udah nemu tapi kok cman segini aja beritanya” Dan Ujang pun menjawab dengan santai sambil menggosok-gosok bosi sepeda motor Honda Dio 50cc ” Sabar atuh kang….. Bersambung dulu, besok dilanjut lagi artikelnya”

 

To Be Continue…………

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*