Ngobrolin Tentang Aprilia ETX 125 Salah Satu Motor Enduro 2 Stroke Kebanggaan Pabrikan Aprilia

Mimin Lagi Hepi, beberapa hari ini dapat pinjeman unit motor mulu dari mbah google. kali ini Mimin mau memamerkan motor hasil pinjemannya. Perasaan hasil minjem kok malah pamer yak?!?!….. Hahahahaha…..🤣🤣 Gpp Yang penting bisa ngejelasin aja sejarah plus spesifikasi sepeda motor 2 Stroke yang akan dibawa ke taman kota nanti. Sebelumnya kami sudah janjian ketemuan ama Mimin di taman kota. Setelah semuanya siap, segera kupacu kendaraan dengan santai menuju ke Taman kota sore ini. tak lupa mampir ke rumah si Tigor dulu, biasa minta dijemput dia… macam anak perawan aja itu anak hahahahaha….🤣 Sesampainya depan rumah Tigor. Orangnya udah stand by di depan rumah, ya udah…. langsung cabut aja menuju ke taman kota.

Tak berapa lama kemudian, sampailahh kami di taman kota tempat dimana janjian ama Mimin. Nampak dari kejauhan ternyata Mimin ndak sendiri, dia datang bersama Hayati kekasihnya. Langsung aje kita samperin dua sejoli ini.

“Ciyeeehhh!!!…. Yang lagi berduaan nie.” Ucapku pada Mimin membuka percakapan sembari menyalami dua sejoli ini.

“Hehehehehe…..” Yooiii!!!! Bang, dari mana nie?? Dari rumah tadi??…..” Tanya Mimin padaku.

“kagak…. Abis dari jamban tadi aku Min hahahahaha…. Ya iyalah, dari rumah sekalian mampir ke rumah Tigor dulu jemput dia.” Balasku pada Mimin.

“Seeettt!!! Dach….. Udah cawik bang??…..” Balas Mimin tak kalah sengit, sambil ngelapin tangannya ke meja.

“Pintar juga kau pilih kekasih Min, cantik pula…. Kok mau kau ama Mimin?? Ama abang aja ya Dek…..” ledek Tigor sambil merayu kekasih Mimin.

“Makasih bang, tapi saya milih Mimin aja, biarin jelek…. Gampang disuruh-suruh dia.” Hayatio menimpali ucapan Tigor.

“Apaaahhhh!!!….. jadi selama ini???….” Balas Mimin dengan mimik muka dan gesture tubuh lebay ala penonton bayaran.

“Udah-udah…. Ntar malah ada yang tersinggung lho.” Balasku pada ketiga orang temanku ini.

“Sombong kali kau Min, pake Aprilia ETX 125 2 langkah hasil pinjam pula.” Sahut Tigor yang tampaknya tertarik dengan motor yang dibawa oleh Mimin.

“Naaahh!!!…. Karna kamu pake motor yang Langka begini, tugasmu kudu jelasin itu Min…. mau kena jurus starter dari aku ama Tigor??…..” Ucapku pada Mimin.

“Betul itu…. kau harus jelaskan pada kami ini tentang sejarah dan juga spesifikasinya motor Aprilia ETX 125 ini pada kita.” Tigor menyambung ucapanku tadi.

Aprilia ETX 125 ini pertama kali disajikan dalam ajang Motorhow Tahun 1984 dan dipasarkan tidak lama kemudian, ETX 125 adalah sepeda motor enduro modern pertama yang diproduksi oleh Aprilia. ETX, tipe kode ETX 125 dan dibedakan dengan kode homologasi OM 51459, yang mana merupakan Aprilia 125 pertama yang memasang mesin Rotax 126 baru, masih tanpa katup buang RAVE, tepatnya untuk mesin masih diproduksi oleh Rotax Austria.  Hadir dalam warna tunggal putih, dengan bingkai/frame dicat silver. Pelana/sadelnya tersedia dalam warna merah atau biru dengan sablon Aprilia ETX. Harga yang ditawarkan pada tahun 1984 adalah  Lire 3.250.000 Turkey.

Di tahun berikutnya yaitu pada tahun 1985  aprilia ETX 125 mengalami beberapa pembaharuan kecil sebagai beriku:

  • Bingkai/Frame dicat merah.
  • Konveyor udara dicat abu-abu.
  • Sadel biru atau merah dengan tulisan Aprilia putih yang dicetak lateral hanya (akhiran ETX menghilang).
  • Grafis berbeda pada bagian tangki menggunakan decal

Sasis menggunakan rangka baja balok tunggal dengan cradle split berbentuk tabung persegi, shock depan menggunakan telehidraulik dengan pin canggih yang mempercayakan Marzocchi 35 mm sebagai peredam kejut dibagian depan dan suspensi belakang menggunakan sistem APS yang terbukti mampu memberikan peredaman yang baik serta handling yang lebih stabil. Sistem pengereman dibagian depan sudah menggunakan cakram berukuran 230 mm dan bagian belakang masih mempercayakan pada drum brake/rem tromol berukuran 125 mm.

Mesin mengandalkan Rotax 126 dimana minusnya Tidak ada katup buang, balancing countershaft atau penyalaan listrik alias elektrik starter. Akan tetapi, tak berapa lama kemudian hadirlah…. Aprilia ETX 125 PV. Disajikan di Milan Motor Show 1985 yang merupakan evolusi dari Aprilia ETX 125 sebelumnya dan bebrapa part yang dimodifikasi dan sudah lebih dulu terpasang di Aprilia Tuareq 125 yang mana telah hadir 6 bulan sebelumnya. Oleh karena itu, model Aprilia ETX 125 tahun 1985 mengadopsi kode yang sama dengan Aprilia ETX 125 PV yaitu OM 51770. Berikut adalah perbedaan utama dari ETX sebelumnya:

  • Warna merah baru (bingkai/Frame dan suprastruktur) dan pelana biru.
  • Sasis baru dengan ukuran yang tidak berubah (1390 mm, bukan 1380) dan koneksi mesin yang direvisi di sisi kiri untuk pembongkaran mesin yang lebih cepat.
  • Kalibrasi baru untuk suspensi yang tetap sama dengan versi sebelumnya.
  • Cakram depan Grimeca 240 mm dilayani oleh kaliper piston ganda.

Lhooo?!?!!?….. Bukannya di tahun yang sama Aprilia kemudian merevisi mesin dari ETX 125 yang awalnya menggunakan mesin Rotax 126 menjadi mesin Rotax 127 yang mana mesin ini juga dibenamkan pada Aprilia AS1 R. Ada beberapa perbedaan dengan mesin sebelumnya yaitu :

  • Unit termal baru (bermerek 223230).
  • RAVE katup buang/Valve dengan kontrol pneumatik.
  • Sistem pembuangan yang direvisi dan karburator menggunakan Del’Orto PHBH 26 BS

Sahut Hayati sembari melengkapi penjelasan Mimin. “Makasih sayang…. Boleh aku lanjutin penjelasannya??…. Nanti kalo ada yang kurang bantu nambahin ya.” balas Mimin pada Hayati.
“okeee…. Siap sayang.” Ucap Hayati.

“Eeehhh!!!….. kelupaan, ini Spesifikasi dari Aprilia ETX 125.” Ucap hayati kembali sembari menyodorkan gawai nya pada kami.

Make Model

Aprilia ETX 125

Year

1984-86

Engine

Two stroke single cylinder

Capacity

123.6 cc  / 7.54 cu in
Bore x Stroke 54 x 54 mm
Compression Ratio 15.5:1

Cooling System

Liquid cooled

Transmission 

6 Speed 

Maximum Power

13.6 kW / 18.3 hp @ 8250 rpm

Final Drive

Chain

Frame

Single steel beam cradle

Front Suspension

Hydraulic telescopic front fork, Marzocchi Ø35 mm

Rear Suspension

Swingarm with single shock absorber

Front Brakes

Single disc, Ø230 mm

Rear Brakes

Drum, Ø125 mm

Front Tyre

2.75-21

Rear Tyre

4.00-18

Dry Weight

113 kg / 249 lbs

Fuel Capacity 

10 Litres / 2.6 US gal

Top Speed

121.5 km/h / 75.5 mph

Transmission Oil Capacity

0.6 L / 1.3 US pts

Two Stroke Oil Capacity

1.4 L / 3.0 US pts

Two Stroke Oil Reserve

0.5 L / 1.1 US pts

Induction

Dell’Orto PHBH 28 carburetor

Ignition

CDI

Spark Plug

NGK R BR8 ES

Battery

12V, 4Ah

Generator

12V – 180W

 

Tahun berikutnya yaitu 1986 Aprilia ETX 125 yang mengalami beberapa perubahan dibandingkan dengan versi 1985 dan perubahan itu adalah sebagai berikut:

  • Superstruktur baru (tangki, pelana dan panel samping) dan ujung baru diletakkan di depan bak mesin.
  • Instrumentasi baru dan lengkap dengan indikator suhu sirkulasi dan indikator ketinggian bahan bakar. Ada juga tombol “periksa kontrol” untuk memeriksa status pengoperasian berbagai lampu layanan. Juga baru adalah blok listrik.
  • Suspensi menerima kalibrasi yang dimodifikasi dengan garpu telehidraulik canggih Marzocchi 35 mm yang dikenal dibagian belakang, suspensi APS yang selama ini dipercayakan juga direvisi dimana awalnya panjang 200 mm berubah menjadi 230 mm.
  • Mesin Rotax 127 yang terkenal mengadopsi kepala silinder baru dan beberapa modifikasi yang mengarah pada peningkatan kinerja (karburator PHBH 26 tidak berubah, meskipun karburator berubah) dalam urutan 2 yang dinyatakan cv. Katup RAVE 2 yang membersihkan sendiri diadopsi (sebagai mekanisme kabel yang terhubung ke rem belakang) yang kemudian akan dipasang dpada Aprilia Project 108 dan Aprilia Sintesi 88.

 

Kode homologasi yang diadopsi adalah OM 51770 EST 03. Varian warna baru pada dasar putih atau hitam dan beberapa perubahan dibandingkan dengan model sebelumnya. Uniknya lagi jika kalian perhatikan….. pedal Kick Starter berada di kiri dan posisinya tepat diatas tuas persneling kemudian posisi gear pun ada di sebelah kanan dan yang ndak kalah unik adalah rem tromol belakang berada ditengah gear roda belakang. Harga yang ditawarkan pada tahun 1986 adalah Lire 3.980.000 Turkey dan tetap tanpa elektrik starter serta disk brake belakang.

Dipersenjatai mesin 123 cc silinder tunggal 2 Tak dengan ukuran Bore X Stroke 54 x 54 mm berpendingin cairan mampu memuntahkan daya kuda sebesar 18.3 hp @ 8250 rpm dan mampu meraih kecepatan puncak hingga lebih dari 120km/jam. Terbil;ang kencang untuk sepeda motor keluaran tahun 80an. Untuk harga jualnya saat ini dalam kondisi bekas adalah diangka 1000 Euro sampe 1600an Euro yang apabila dikonversikan ke mata uang rupiah menjadi 15 jutaan hingga 24 jutaan saja.

“yaapzzz!!!!………. Kurang lebih seperti itu kawan, kalo ada yang kurang?? Mohon untuk bantu menambahkan.” Ucap Mimin Mengakhiri penjelasannya.

“Paten kali!!!…. penjelasan kau Min, jadi makin nambah ilmu aku ini.” Sahut Tigor yang sedari tadi menyimak dengan seksama penjelasan Mimin.

“Ternyata makin pinter kamu Min.” Sahutku tak kalah menimpali ucapan Tigor tadi.

“Gimana kalo kita jalan-jalan sebentar, abis itu sekalian pulang….. kan bentar lagi maghrib.” Ucap Hayati pada kami yang masih asiek ngobrol.

“Boleh…..Boleh…..Boleh…..” Ucap kami bertiga serempak menjawab.

Deru motor 2 tak pun saling bersahutan ditemani senja yang mulai meninggalkan jingga dan kami pun berjalan santai beriringan sesekali diselingi canda tawa, namun tetap mematuhi rambu lalu lintas serta tidak menyerobot hak pengguna jalan lainnya.

 

Jangan Lupa Bahagia.

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*