31 Januari 2026 2:21 am
.
3 min read
AXIALNEWS.id | Melalui koordinasi dan komunikasi intensif pascabencana banjir, Pemkab Langkat berhasil hadirkan kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI yang membawa berbagai bantuan strategis bagi warga terdampak bencana banjir.
Bupati Langkat Syah Afandin menerima langsung kunker Komisi VIII DPR RI dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan pascabencana banjir di Kantor Camat Besitang, Jumat (30/1/2026).
Kecamatan Besitang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah dari banjir yang melanda 16 kecamatan di Langkat.
Kunker dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI selaku Ketua Tim, H Ansory Siregar, bersama delapan anggota Komisi VIII DPR RI, yakni Ina Amalia, Wibowo Prasetyo Wibowo, Ir Hendro Hermono, F Alimudin Kolatlena, Hj Dini Rahmania, Dr Hidayat Nur Wahid, dan H Sudian Noor.
Baca Juga Pokja Wartawan Polres Langkat Karya PWI, Darwis: Wajar Beranggotakan PWI
Ikut hadir M Nasir selaku Kasubbag Sekretariat Komisi VIII DPR RI beserta staf ahli.
Bupati Syah Afandin mengucapkan selamat datang sekaligus refleksi mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menilai bencana banjir sebagai peringatan untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan rasa syukur serta keimanan.
Bupati Langkat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Komisi VIII DPR RI. Menurutnya, kehadiran langsung para wakil rakyat sangat berarti bagi masyarakat Langkat, khususnya warga Besitang yang kehilangan rumah, rusaknya lahan pertanian, matinya ternak, serta terhentinya mata pencaharian selama banjir.
“Bantuan ini tentu sangat membantu meringankan beban masyarakat kami yang terdampak. Masih banyak saudara dan keluarga kami yang membutuhkan uluran tangan,” tegasnya.
Baca Juga MayDay 2024 di Langkat dengan Jalan Santai & Pembagian Sembako
Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, H Ansory Siregar menyampaikan kunjungannya merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan DPR RI terhadap penanganan pascabencana.
Ia mengapresiasi sinergi lintas kementerian dan pemerintah daerah yang telah mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI, Kementerian Agama RI, BNPB, BAZNAS RI, serta Pemerintah Kabupaten Langkat dan seluruh jajaran yang telah berkontribusi, sehingga kami dapat melihat langsung penanganan pascabencana di Kabupaten Langkat,” ujarnya.
Komisi VIII DPR menyerahkan berbagai bantuan, antara lain:
- Bantuan BNPB berupa mobil water treatment, mobil dapur lapangan, kendaraan roda tiga, perahu dan mesin, tenda pengungsi dan tenda keluarga, pompa air, light tower, chainsaw, perangkat Starlink, genset, perlengkapan logistik, hingga toilet portabel dan alat kebersihan. Diserahkan pula satu unit truk serbaguna BNPB senilai Rp 803 juta.
- Bantuan Kementerian Sosial RI, disalurkan bantuan logistik bencana dan bantuan atensi dengan total nilai Rp461.435.796.
- Bantuan dari BAZNAS RI, menyalurkan paket logistik keluarga serta bantuan rumah ibadah Gereja Katolik St Paulus Pangkalan Brandan senilai Rp100 juta.
- Bantuan Kementerian Agama RI, memberikan masing-masing Rp100 juta untuk Pesantren Nur Asri Abadan Kecamatan Stabat, Pesantren MA Ulumul Quran Kecamatan Stabat, dan Pondok Pesantren Hidayatul Islam Kecamatan Babalan.(*)
Editor: Riyan
Baca Juga Digitalisasi Bank Syariah: Antara Peluang dan Tantangan di Era Fintech
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.